Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Media
Next Video

Elon Musk, Tony Stark in Real Life

Elon Musk yang kini kaya banget, dengan taksiran harta US$ 1 triliun lebih, entah berapa banyak kalau dikonversi dalam rupiah, sudah bergelimang uang sejak usia 20 tahun. Mulai suka pemrograman dan coding sejak kecil, bahkan pada usia 12 tahun Elon Musk sudah mampu menjual software pertama bernama Blastar, sebuah pemrograman video game.

Di mulai saat usia belia, Elon sempat disangka punya gangguan pendengaran karena tidak merespon panggilan. Tapi ternyata disitulah sisi kejeniusan Elon. Ternyata Elon kecil sering melamun dan berimajinasi atas hal-hal yang kini menjadi karya besarnya, seperti SpaceX hingga Tesla.

Elon Musk mulai menapaki mimpinya yang menjadi nyata. Membuat Zip2 lalu menjualnya ke perusahaan besar Compaq Computers dengan harga Rp 4,3 triliun. Pembelian Zip2 terjadi tahun 1999.

Berbekal uang, Elon Musk kembali berinvestasi di X.com, atau lebih dikenal PayPal. Ia mendirikan Paypal sebagai inovasi jasa transfer uang secara online. Dan kembali, PayPal dijual dengan angka yang lebih fantastis. eBay sebagai pembeli berani membeli perusahaan rintisan Elon Musk dengan harga Rp 21 triliun. Gila...gila...gila

Kini fokus usaha Elon Musk adalah SpaceX dan Tesla Motor, dimana perusahaan tersebut terus berkembang hingga nilai sahamnya meroket. Ide dari hasil lamunan inilah yang menjadi kepercayaan investor, hingga Elon Musk berhasil membalap Jeff Bezos sebagai orang terkaya di dunia.

Dalam sebuah kisah, Elon Musk ternyata sempat kabur dari Afrika Selatan, negara kelahirannya karena menghindari wajib militer. Afrika Selatan kala itu juga tengah bergejolak dengan menjalankan apartheid. Elon Musk pindah ke Kanada untuk kuliah dan pada tahun 1992 pindah ke Amerika Serikat untuk kuliah fisik dan bisnis secara bersamaan. Emang encer otaknya nih Elon Musk.

Mau menayangkan konten kami? Cek  
Panduan Republikasi

RECOMMENDATION