Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Media
#teknologi

Hal yang Perlu Dilakukan Saat Dapat SMS Spam yang Sebut Nama Anda

Modus penipuan makin berkembang dalam menarik target sasaran untuk melakukan sesuatu, salah satunya dengan SMS spam memanggil nama korban. Bagaimana cara menyikapinya?

Edo Juvano  |  
Lonjakan Kasus Covid-19 Naik Saat Libur Panjang. Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?

Sebagian besar masyarakat mungkin pernah menerima SMS spam. Kini, modus penipuan tersebut semakin berkembang dalam menarik target sasaran untuk melakukan sesuatu, salah satunya adalah dengan memanggil nama korban. Lantas bagaimana cara menyikapi SMS spam yang sebut nama Anda?

Photo by DuoNguyen on Unsplash
Photo by DuoNguyen on Unsplash

Dilansir dari akun Twitter SAFEnet, SMS itu berasal dari nomor tak dikenal dan mencantumkan sebuah link beralamat Chat-V. Serangan digital Chat-V ini mengandalkan sebuah link atau tautan yang biasanya berasal dari domain “chat-v.com”, “michat.sg”, “vchat.im”, dan lainnya.

Jika tautan tersebut diklik, penerima SMS akan diarahkan untuk menginstal aplikasi berbahaya, yang bahkan bisa meretas ponsel si penerima.

Pelaku menggunaan nama sapaan korban untuk mengelabui, diikuti dengan kalimat ajakan menarik untuk menginstal sebuah aplikasi percakapan. Ilustrasinya dapat dilihat melalui cuitan di bawah ini.

Biasanya, si korban akan penasaran dan meng-klik tautan itu. Sekali korban melakukan hal tersebut, korban akan dialihkan ke toko aplikasi untuk mengunduh aplikasi percakapan yang seakan-akan terlihat tidak mencurigakan.

Namun, di sinilah trik penipuannya. Dengan kedok seperti itu, penipu secara otomatis bakal memasang sejumlah aplikasi Android (APK) berbahaya yang dampaknya bisa mengakses ponsel pengguna.

Menurut firma keamanan Symantec, APK ini sangat berbahaya dan dianggap sebagai jenis aplikasi AppRisk.Generisk (Android.Generisk). Jenis aplikasi ini bisa menimbulkan risiko pada privasi, keamanan, atau gangguan stabilitas pada perangkat Android yang korban gunakan.

Aplikasi tersebut bisa memanfaatkan perintah (command) sistem operasi (OS) berbasis Linux “su”. Perintah ini biasanya digunakan untuk mengubah akses pengguna ketiga baru login atau masuk ke dalam aplikasi. Dengan kata lain, pelaku bisa mencuri data-data pengguna yang tersimpan di dalam ponsel, karena secara tidak sadar diizinkan mengakses ponsel tersebut.

Oleh karena itu, pengguna yang menerima SMS seperti Chat-V ini disarankan tidak mudah percaya dengan beragam tautan yang tertera di dalamnya, apalagi jika berasal dari nomor tak dikenal.

Tapi jika Anda terlanjut meng-kliknya, ada beberapa hal yang sebaiknya dilakukan, salah satunya factory reset atau reset ponsel Anda kembali ke pengaturan pabrik. Hal ini harus dilakukan untuk menghindari potensi kebocoran data.

Apa Saja Data yang Bisa Dicuri?

Menurut hasil penelitian lembaga pembela hak digital SAFEnet bersama AccessNow terkait SMS spam tersebut, hasilnya menunjukkan bahwa terdapat indikasi aplikasi berbahaya. Aplikasi ini bisa mencuri atau mengakses data korban di smartphone, seperti dokumen, foto, pesan WhatsApp, dan lainnya.

Photo by DuoNguyen on Unsplash
Photo by DuoNguyen on Unsplash

Direktur Eksekutif SAFEnet, Damar Juniarto mengatakan dampak terparah dari modus SMS spam Chat-V ini, yakni bisa mengambil alih smartphone korban dan mengendalikannya dari jauh.

“Kemungkinan ada bahaya ketika link itu diklik, bukan ke iOS, Tetapi menginstal otomatis lima aplikasi yang berbeda di dalam handphone. Aplikasi itu bisa mengakses folder dokumen, doc, foto, WhatsApp, lalu WiFi yang digunakan, aplikasi itu bisa mengambil privasi dan keamanan dari handphone,” jelas Damar, kepada Kumparan, Selasa (28/1).

Lebih lanjut lagi, Damar menjelaskan bagaimana si penipu bisa mengetahui nama calon korban-korbannya. Menurutnya, pengirim SMS spam ini mengetahui nama korban dari aplikasi yang bisa membaca kontak teman korban. Dari aplikasi tersebut, penipu bisa mengambil nama dan nomor telepon.

Hal yang Harus Dilakukan Saat Dapat SMS Spam yang Sebut Nama

Ada sejumlah tips yang bisa dilakukan untuk menghindari dampak buruk dari SMS spam Chat-V. Di antaranya adalah sebagai berikut.

Jika mendapatkan SMS spam Chat-V dengan link tertentu, Anda harus mewaspadainya. Caranya bisa dengan membaca namun mengabaikan pesan atau tidak membukanya sama sekali. Jika berasal dari nomor tak dikenal, bahkan pesan sangat dianjurkan untuk segera dihapus.

Bagi korban yang sudah terlanjur membuka link dari SMS spam Chat-V tersebut, sangat disarankan untuk segera memasang antivirus. Selain itu, ada baiknya agar segera melakukan pembersihan total dalam ponsel agar terhindar dari kemungkinan serangan malware.

Singkatnya, malware adalah perangkat lunak yang sengaja dibuat untuk memasuki dan merusak sistem dalam komputer atau ponsel, jaringan, bahkan server tanpa diketahui oleh pemiliknya.

Photo by Christian Wiediger on Unsplash
Photo by Christian Wiediger on Unsplash

Bagi yang merasa kurang yakin dengan kondisi smartphone yang sudah menginstal aplikasi dari SMS spam Chat-V, kalian bisa melakukan reset factory atau mengembalikan pengaturan ponsel seperti dalam keadaan baru. Namun perlu diingat bahwa hal ini akan menyebabkan data-data hilang. Maka dari itu, silakan lakukan back up terlebih dahulu sebelum melakukan hal tersebut.

Jika upaya-upaya tersebut sudah dilakukan namun ponsel masih melakukan aktivitas-aktivitas di luar kebiasaan seperti mengirim SMS sendiri tanpa diketahui, ada baiknya Anda pertimbangkan untuk membeli ponsel baru.

Sangat penting untuk diketahui setiap kali menginstal aplikasi, selalu perhatikan izin untuk mengakses ponsel. Jangan berikan akses yang tidak wajar atau tidak sesuai dengan fungsi aplikasi. Misalnya, aplikasi kamera meminta izin akses ke daftar kontak, secara logika tentu itu sangat mencurigakan.

Add comment
Mau menayangkan konten kami? Cek  
Panduan Republikasi
Recommendation