Main Layangan Bisa Dipidana | Opini.id
Next Video

Main Layangan Bisa Dipidana

Pemerintah Kota Pontianak serius memerangi layangan. Sejumlah regulasi akan disiapkan supaya pemain, pemilik, hingga penjual bisa dijerat ke ranah hukum. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono bersama Polresta Pontianak mengeluarkan maklumat larangan bermain layangan di kotanya. Maklumat itu untuk mempertegas Perda No 3/2004 tentang Ketertiban Umum, yang di dalamnya juga sudah mengatur larangan permainan layangan.

Larangan itu disebutkan pada Pasal 22: dilarang bermain layangan di Kota Pontianak kecuali ada izin. Adapun izin itu dikhususkan untuk layangan hias. Dilarang juga menggunakan benang yang mengandung metal, benang yang mengandung gelasan. Sanksi bagi pelanggar ialah pidana 3 bulan (kurungan) dan denda setinggi-tinggi Rp 50 juta.
Edi Rusdi juga akan mempertajam regulasi itu, sehingga hukum tak hanya menjerat permain layangan, tapi pembuat, pemilik, hingga penjual layangan juga bisa dibawa ke ranah hukum.

"Jadi perda diperluas. Artinya, tidak hanya yang bermain, tapi juga yang membuat, menjual, dan menyimpan. Ini akan kami bahas bersama teman-teman di Dewan," kata Edi saat focus group discussion bertema 'Stop Bahaya Layang-layang' di aula rumah dinas Wakil Wali Kota Pontianak.

Komentar (1)
Fresh