12 Tahun jadi Budak | OPINI.id

12 Tahun jadi Budak

Diah Anggraini (36) TKW asal Malang, Jawa Timur akhirnya bertemu dengan keluarganya setelah 12 tahun kerja di Yordania. Diah dari tahun 2006 terputus kontak sama keluarganya karena dilarang oleh majikan.

Di Yordania Diah berniat bekerja sebagai asisten rumah tangga untuk membantu satu keluarga. Tetapi sang majikan perlakukan Diah sebagai budak. Walaupun gak ada serangna fisik tapi hak-hak Diah gak terpenuhi. Dari awal upahnya gak pernah dibayar, dilarang keluar rumah bahkan aktivitas mandi sangat dibatasi.

Diah sempat pindah majikan setelah majikan sebelumnya meninggal. Tapi majikan barunya memperlakukan Diah sama saja. Majikan barunya itu masih satu keluarga dengan majikan yang lama.

Tahun 2018 Diah berhasil keluar dari kehidupan kerjanya yang kelam. Suatu saat majikannya lupa untuk mengunci pintu rumah. Kesempatan ini dimanfaatkan untuk mencari pertolongan. Saat itu juga Diah langsung minta antarkan sopir taksi ke KBRI di Yordania.

Saat bertemu dengan petugas di KBRI Diah sempat sulit berkomunikasi karena lupa berbahasa Indonesia. Penyelidikan pun dilakukan terhadap dokumen tenaga kerja Diah. Ternyata agen penyalur Diah sudah gak aktif sejak 2014. Ia diberangkatkan secara ilegal oleh agen pekerjanya.

Setelah pulang KBRI dan P4TKI akan bantu proses hukum Diah. Dan memsatikan gajinya sebesar Rp 126 juta akan dibayarkan oleh majikan.

Komentar
Fresh