Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Media
Next Video

Jalur Sepeda Kok Mau Dihapus?

Gara-gara dinilai kurang efektif, jalur sepeda permanen di DKI Jakarta terancam dihapus. Wacana ini berdasarkan hasil evaluasi Polda Metro Jaya yang menilai jalur sepeda terproteksi sering terjadi pelanggaran, motor sering menerobos jalur. Pesepeda juga jarang melintas ketika jam sibuk.

Rencana ini didukung oleh anggota DPR Ahmad Sahroni. Menurutnya jalur sepeda gak bisa dipakai sepeda roadbike yang butuh jalur kecepatan tinggi dan ruang yang luas.

Baca juga:

    Ia setuju jika jalur sepeda khusus dibongkar yang terletak di Jalan Sudirman-Thamrin.

    Jalur sepeda terproteksi sudah bagian dari rencana pembangunan DKI Jakarta 2019-2030. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan pembentukan jalur khusus sepeda sepanjang 500-an kilometer di seluruh Jakarta. Demi mengurangi polusi dan kemacetan ibukota.

    Transport Assistance Institute for Transportation and Development Policy (ITDP), Michael Tanuhardjo mengatakan jalur sepeda penting untuk pilihan transportasi ibukota. Warga Jakarta jadi makin tertarik sepedaan dan merasa nyaman saat commuting bersepeda.

    Sepeda juga penting untuk mendukung mix commuting. Orang yang terbiasa naik kendaraan umum, berhenti di stasiun dan melanjutkan perjalanan ke kantor atau tujuannya. Atau biasa disebut last mile.

    "Kota kita sudah lama didesain untuk kendaraan bermotor, maka tidak heran jika orang yang menggunakan sepeda untuk bermobilitas masih sedikit karena memang fasilitasnya saja minim," ungkap Michael.

    Banyak banget keuntungan kalau warga ibukota bisa bersepeda. Polusi, macet dan ketergantungan kendaraan pribadi jadi berkurang.

    Mau menayangkan konten kami? Cek  
    Panduan Republikasi

    RECOMMENDATION