Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Media
Next Video

Gorila Pukul Dada Cara Caper ke Betina

Perilaku Gorila Silverback memukul dada sekilas kita pahami sebagai bentuk pamer ketangkasan untuk lawannya. Anggapan ini gak salah, peneliti Jerman menemukan fakta baru bahwa perilaku kera Afrika ini sebagai bentuk cari jodoh atau berusaha caper ke betina.

Ketika gorila memukulkan dada suaranya bisa terdengar hingga satu kilometer. Gema suara yang dihasilkan bergantung pada ukuran dada seekor gorila yang dimiliki. Hasil temuan mengungkapkan semakin besar dada gorila, maka semakin dalam atau terdengar padat suara yang dihasilkan.

Bayangkan saja seperti badan atlit binaraga yang dipukul atau badan kalian yang kerempeng. Terdengar beda bukan?

"Untuk pertama kalinya kami bisa benar-benar yakin bahwa, ya, pukulan pada dada dilakukan untuk menyampaikan ukuran tubuh dan pukulan pada dada adalah sinyal yang jujur mengenai ukuran tubuh." kata Edward Wright, antropolog dari Institut Max Planck di Leipzig, Jerman.

Para peneliti melakukan riset mengenai perilaku memukul dada gorila hampir dari tahun 2015. Mereka mengumpulkan suara dengan audio recorder.

Gorila adalah salah satu kera yang terancam punah di pegunungan Congo, Benua Afrika. Kini populasi mereka meningkat sebesar 40% dalam satu dekade karena upaya konservasi yang sangat intensif

Mau menayangkan konten kami? Cek  
Panduan Republikasi

RECOMMENDATION