Self Harm Ancaman Anak Muda | Opini.id
Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Next Video

Self Harm Ancaman Anak Muda

FA adalah seorang single parent yang sudah melakukan self harming selama 20 tahun. Ketika lagi stress dengan masalah pacaran dan keluarga ia menyayat tangannya sendiri dengan silet hingga berdarah. Tujuannya untuk menimbulkan rasa sakit yang nyata dari perasaan sakit dalam pikirian. Semacam menghukum diri sendiri karena merasa bersalah dengan masalah yang dihadapi.

Perempuan ini sudah melakukannya sejak kuliah. Awalnya karena masalah hubungan pacar yang tidak kian membaik. Jika sudah sampai puncak stress FA akan menyayat tangannya 1 besutan dalam di malam hari.

Self harm adalah gangguna psikologis yang paling dekat dengan anak muda, orang tua pun tidak luput dari masalah ini. Tara de Thouars, psikolog klinis mengatakan self harm ini adalah gangguan mental yang menyerang individu ketika kondisinya sedang depresi. Korban akan berpikir dirinya terlalu rendah atau merasa gagal dalam kehidupan. Faktor ini ditambah bila inidividu merasa dirinya tidak diterima oleh lingkungan sosialnya. Kondisi ini membuat korban tidak bisa menceritakan masalahnya ke orang lain.

Riset Lancet Psychiatry mengatakan angka self harm yang dialami oleh anak muda di Inggris terus naik dari tahun 2000-2014. Faktor paling besar yang mendorong anak muda melakukan self harm adalah masalah keluarga dan bully di sosial media.

Self juga terjadi karena emosi individu yang memuncak dan tidak dilepaskan secara utuh, hanya disimpan di dalam pikiran. Akhirnya ini yang mendorong emosi tersebut mendestruksi diri sendiri.

LATEST