Data Pribadi Harus Dilindungi | Opini.id
Next Video

Data Pribadi Harus Dilindungi

Di zaman digital ini, password udah bagaikan kunci rumah. Kalau sampai jatuh ke tangan yang salah, bisa-bisa hartamu diambil orang.

Makanya @america bikin acara talkshow bertajuk 'Cyber Hygiene and You - Knowing the Threats and Protecting Yourself'.

Acara yang digelar di learning center @america yang berlokasi di Mal Pacific Place, Jakarta Selatan pada hari Kamis, 17 Oktober 2019 lalu itu mengundang masyarakat yang telah tergabung sebagai anggota @america beserta rombongan mahasiswa untuk hadir dan mendengarkan kuliah tentang keamanan siber.

Acara ini juga digelar dalam rangka memperingati bulan keamanan siber yang diperingati tiap bulan Oktober di seluruh belahan dunia. Ikut hadir sebagai pembicara utama dalam acara ini adalah Jason Wucinski, software engineer asal Amerika Serikat (AS).

Selain memberi kuliah soal pentingnya keamanan siber, Jason juga mendemonstrasikan betapa mudahnya hacker bisa nge-hack suatu akun. Untuk akun dengan password admin123, ternyata ia cuma butuh waktu 1 menit untuk mendapatkan password itu dengan suatu program.

Saat ditemui secara terpisah, Jason membagikan tips-tips agar gak jadi korban kejahatan siber semacam ini.

"Pastikan kamu punya password yang layak pakai, password kamu harus rumit tapi mudah diingat, harus unik, kita juga harus rutin ubah password tiap beberapa bulan, harus berisi kombinasi angka, huruf, simbol, dan berupa frase/kata. Kita juga harus mengamankan privasi kita, akun sosmed kita. Jadi kalau kamu pakai sosmed, pastikan kamu tahu siapa yang kamu kirimi pesan, kenali siapa aja yang bisa lihat postinganmu, pahami juga data apa yang bisa bocor dan disalahgunakan dari postinganmu," ujarnya.

Keamanan siber emang gak bisa dianggap remeh. Digital Forensic Indonesia (DFI) menduga ada sekitar 7,5 miliar data pribadi pengguna internet di seluruh dunia yang diretas pihak ketiga dalam 15 tahun terakhir. Ratusan juta di antaranya milik pengakses asal Indonesia. Kalau gini, kamu juga mesti hati-hati. Jangan sampai ikutan jadi korban!

Fresh