Garam Dayak dari Ketinggian | Opini.id
Next Video

Garam Dayak dari Ketinggian

Masyarakat Dayak Lundayeh di Krayan mampu mengolah garam dengan hasil kualitas sangat baik dari ketinggian 900 meter diatas permukaan laut (mdpl).

Krayan merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, yang secara topografi terletak di daratan tinggi dan dikelilingi hutan tropis serta berbatasan langsung dengan Negeri Jiran Malaysia. Walapun di dataran tinggi, masyarakat Dayak Lundayeh di Krayan mampu mengolah garam dengan hasil kualitas sangat baik dari ketinggian 900 meter diatas permukaan laut (mdpl).

Menurut pengakuan salah satu warga, Purwati, pengolahan garam gunung ini telah dilakukan sejak dahulu oleh nenek moyang mereka. Daerah ini mempunyai sumber mata air yang tidak pernah kering dan rasanya asin.

Ada dua sumur di desa Long Midang yang masih aktif digunakan untuk pengolahan garam, warga setempat memberikan nama sumur itu laki-laki dan perempuan. Pengolahan sumur atau pembuatan garam tidak dikelola secara perorangan namun di kelola oleh setiap keluarga secara bergiliran. Proses pembuatan garam gunung sejak ditemukan pertama kalinya tidak mengalami perubahan hingga sekarang, cita rasanya pun tidak berubah sama sekali. Air asin yang didapat dari sumur tersebut dimasak berjam-jam dengan menggunakan kayu bakar hingga membentuk kristal putih yang kemudian dijemur.

Garam gunung di Krayan diyakini memiliki kandungan yodium yang tinggi. Karena kualitas garam yang sangat baik ini masyarakat menjual sebagai oleh-oleh wisatawan. Beberapa juga dijual ke negeri tetangga seperti Sabah, Serawak hingga Brunei Darussalam dan harganya lebih mahal dari garam biasanya.

Komentar
Fresh