23 Tahun Hijaukan Gunung Lawu | Opini.id
Next Video

23 Tahun Hijaukan Gunung Lawu

Perjuangan Mbah Sadiman menghijaukan lereng Gunung Lawu selama 23 tahun diapresiasi oleh BNPB dan bank BUMN. Mbah Sadiman diberi penghargaan sebagai tokoh inspiratif yang peduli terhadap lingkungan. Penghargaan dari BNPB yaitu Reksa Utama Anindah atau Penjaga Bumi Yang Bijaksana. Ia juga dapat penghargaan material dari bank BUMN tersebut.

Kebijaksanaan Mbah Sadiman dimulai sejak tahun 1996 ketika ia melihat lereng Gunung Lawu terjadi penebangan dan penjarahan hutan. Pohon-pohon ditebang mengakibatkan hutan gundul dan cadangan air di desa lereng Gunung Lawu kekurangan. Tiap musim panas sawah milik warga alami kekeringan.

Kondisi ini jauh sekali dengan kondisi Mbah saat masa kecilnya. Akhirnya ia melakukan inisiatif sendiri menanam pohon beringin di lereng gunung. Setiap hari sejak tahun 1996 ia menanam dan merawat pohon-pohon agar tumbuh baik dihutan. Pohon beringin dipilih karena memiliki kemampuan menyimpan cadangan air hujan.

Upayanya pun sempat dikritik oleh masyarakat sekitar dan tetangga. Mbah dibalang sebagai orang 'gendeng' menanam pohon beringin yang tidak mempunyai nilai ekonomis tinggi. Tapi beliau tetap pada pendiriannya untuk mensejahterakan masyarakat sekitar lewat penghijauan hutan.

Kini pohon yang Mbah Sadiman tanam sudah besar hingga muncul mata air disekitar pohon. Beliau berhasil menanam sekitar 11.000 pohon dan telah menghijaukan lahan seluas 250 hektare.

Komentar
Fresh