Racuni Ortu Gara-gara Game | Opini.id
Next Video

Racuni Ortu Gara-gara Game

Kelakuan pria asal Thailand ini benar-benar keterlaluan. Ia berusaha meracuni orang tuanya sendiri cuma gara-gara ayah tirinya matiin koneksi wi-fi pas dirinya lagi asyik main game di HP. Ceritanya bermula saat sang pelaku berinisial SD pulang ke rumah dalam kondisi mabuk. Setibanya di rumah, SD malah langsung memainkan game di ponselnya dengan volume amat kencang sehingga mengganggu orangtuanya yang tengah tidur.

Setibanya di rumah, SD malah langsung memainkan game di ponselnya dengan volume amat kencang sehingga mengganggu orangtuanya yang tengah tidur.Ayah tirinya, Chakri Khamruang (52) akhirnya terbangun dan sebagai upaya menghentikan SD bermain game online, dia mematikan wifi. Begitu wifi di rumah itu mati dan membuatnya tak bisa bermain, SD amat marah. Dia memaki-maki ayah tirinya dan memukuli dinding rumah. Chakri mengatakan, dia tak punya pilihan lain selain menampar SD demi menenangkannya. Masalah nampaknya selesai ketika SD akhirnya masuk ke dalam kamar dan tidur. Namun, keesokan harinya, sang ibu Suban Duanjan (51) menemukan pestisida yang tak larut dalam air sumur di kebun milik keluarga. Suban menemukan pestisida di dalam sumur itu saat akan mengambil air untuk memasak beras. Suban amat terpukul karena yakin pestisida itu dibubuhkan SD yang hendak membunuh dia dan suaminya. "Saya melihat putra saya turun dan memasukkan sesuatu ke dalam toples sekitar pukul 02.00 dini hari," kata Suban. "Saya tanya apa yang dia lakukan, tetapi dia diam saja dan balik ke kamar. Jadi saya biarkan saja dan kembali tidur," ujar Suban. Suban menambahkan, putranya itu memang mudah marah dan sebagai orangtua dia selalu berusaha mengatasinya.

"Namun, kali ini dia sudah keterlaluan," kata Suban yang memutuskan memanggil polisi untuk meminta pertolongan. Kepada polisi, SD mengaku dia memang menaruh pestisida di sumur keluarga karena dia geram setelah dilarang bermain game online. Hadeh, kayak gini nih yang bikin image gamer makin buruk. Padahal kayak gini bukan salah gamenya tapi salah orangnya.

Fresh