Bawaslu Selidiki Pernyataan Sulman | Opini.id
Next Video

Bawaslu Selidiki Pernyataan Sulman

Walau udah cabut pernyataannya, pernyataan AKP Sulman Aziz soal dirinya yang disuruh atasan buat ngerahin massa agar dukung Jokowi tetap timbulkan berbagai pertanyaan. Makanya Bawaslu berencana menyelidiki kasus dugaan ketidaknetralan ini. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Garut siap mengusut dugaan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan polisi dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Berita keterlibatan polisi dalam mengarahkan massa untuk mendukung salah satu calon presiden tertentu di Garut menjadi informasi awal terjadinya dugaan pelanggaran. awaslu Kabupaten Garut akan memanggil pihak-pihak yang diperlukan keterangannya, termasuk kemungkinan akan memanggil juga Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna. Namun, ia mengatakan, pemanggilan itu tergantung pada proses pemeriksaan ke depannya.

Sebelumnya, Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna membantah pernyataan yang menyebut mengarahkan jajarannya untuk mendukung pasangan calon tertentu. Menurut dia, berkumpul dengan para Kapolsek itu sudah menjadi tanggung jawab Polres untuk operasional yang setiap bulan rutin dilaksanakan. Sementara itu, Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma) Said Salahudin merasa kalau penyelidikan dari Bawaslu ini harus diselesaikan sebelum kepolisian boleh membuat pernyataan, soalnya udah diatur di Perbawaslu Nomor 6 Tahun 2018.

“Jadi, kalau ada kasus dugaan pelanggaran netralitas, maka lembaga yang berwenang untuk melakukan proses pemeriksaan pendahuluan adalah Bawaslu, tidak bisa langsung dilakukan oleh instansi bersangkutan,” katanya seperti dilansir Kronologi.id.

Benar juga sih, daripada terus-terusan jadi fitnah mending buruan diselidiki. Jangan sampai ini beneran ada ketidaknetralan di badan Polri maupun lembaga penyelenggara pemerintahan lainnya.

Komentar (1)
Fresh