Cara Italia Imunisasi Anak | OPINI.id

Cara Italia Imunisasi Anak

Pemerintah Italia punya cara tegas biar orang tua mau memvaksin anak-anak mereka. Caranya dengan menerbitkan UU Lorenzin. UU itu mengatur kalau anak-anak usia sekolah mesti divaksin sebelum mengikuti pendidikan di sekolah. Anak di bawah usia 6 tahun atau balita yang belum divaksin gak bakal diizinkan masuk PAUD (Pendidikan Anak Usaha Dini) atau TK (Taman Kanak-Kanak). Sementara anak sekolah usia 6-16 tahun masih boleh ke sekolah, namun orang tua mereka bakal didenda 500 euro atau sekitar Rp 8 Juta jika mereka tak mengikuti imunisasi wajib. Aturan baru itu diberlakukan untuk mendongkrak tingkat vaksinasi di Italia dari di bawah 80% ke target Organisasi Kesehatan Dunia sebesar 95%.
Pada Senin (11/03/2019)—hari terakhir bagi orang tua untuk menyediakan bukti bahwa anak mereka telah menerima vaksinasi wajib—pejabat kesehatan Italia mengklaim tingka imunisasi nasional mendekati 95% bagi anak yang lahir pada 2015, tergantung dari vaksin apa yang sedang digencarkan.
Target 95% itu adalah titik ketika 'kekebalan kelompok' muncul—yaitu ketika sebagian besar masyarakat kebal terhadap penyakit tertentu, kelompok masyarakat yang bukan merupakan sasaran imunisasi dari penyakit tersebut turut terlindungi. Di skala global, jumlah kasus campak alami peningkatan sampai 48,4% di tahun 2018. Salah satu sebabnya karena makin banyak orang tua yang parno gak mau anaknya divaksin. Padahal campak jadi salah 1 penyakit yang bisa dicegah melalui imunisasi. Emang benar, mesti ada aturan tegas buat orang-orang kayak mereka. Pemerintah kita juga gak boleh kalah tegas sama Italia. Jangan sampai campak jadi wabah.

Komentar
Fresh