Fakta, Mencuci Telur Ternyata Ancam Kesehatan | OPINI.id
Fakta, Mencuci Telur Ternyata Ancam Kesehatan

Banyak diantara kita yang terkadang merasa jijik saat melihat kotoran yang menempel di kulit telur. Untuk menyiasatinya, banyak orang yang akhirnya mencuci telur dengan sabun sebelum dimasak atau untuk disimpan dalam kulkas.

Sebenarnya, mencuci bahan makanan sebelum dimasak jadi hal yang biasa dilakukan emak-emak atau remaja putri. Hal itu, dilakukan untuk memastikan semua yang dimakan bersih dan terhindar dari kontaminasi bakteri. 

Namun, dalam kasus beberapa makanan, mencucinya justru tidak menghasilkan apa-apa. Bahkan, bagi sebagian makanan, mencuci justru bisa lebih berbahaya. Nah, kedua hal ini ternyata bisa terjadi pada telur.

Seperti di Amerika Serikat, ada aturan di mana perusahaan harus mencuci semua telur sebelum dipasarkan ke publik. Proses pembersihan tersebut dilakukan untuk menghilangkan lapisan pelindung alami yang disebut 'bloom' atau 'cuticle' dari permukaan kulit telur. Meski begitu, masih banyak orang yang merasa perlu untuk mencucinya di rumah sebelum telur diolah.

Padahal, dengan adanya pelindung alami tersebut, telur dapat melindungi dirinya dari bakteri berbahaya seperti Salmonella. Menurut USDA (Departemen Pertanian AS) dan ahli gizi, telur tak perlu dicuci, karena jika dicuci justru berisiko terpapar bakteri.

Seperti dikutip dari intisari.grid.id, Amy Leigh Mercree, seorang pakar kesehatan dan penulis sepuluh buku, termasuk The Mood Book, menyebutkan bahwa mencuci telur sebelum memasaknya maka cangkangnya bisa jadi keropos dan air dapat mendorong bakteri masuk ke dalam telur.

Risiko itu tetap ada jika kita mencuci menggunakan air dingin, meski dengan air yang mengalir sekalipun. Hingga ada potensi bakteri terbentuk di permukaan kulit telur.  Mencucinya justru memperparah kondisi cangkang dan mencemari bagian dalam.

Namun bagaimanapun juga telur yang dikirim atau dibeli langsung dari peternak biasanya tidak melalui proses pencucian ketat, sehingga memiliki potensi lebih besar untuk bersentuhan dengan kotoran. Jika kamu tetap ingin mencuci lebih dulu maka gunakanlah air hangat, gosok perlahan-lahan, dan hindari pemakaian sabun maupun spon yang permukaannya kasar.



Komentar

Fresh