Genjot Produksi Tesla Tutup Toko | OPINI.id
Genjot Produksi Tesla Tutup Toko

Akhirnya Tesla meluncurkan mobil listrik Model 3 yang sudah sejak tahun 2006 dijanjikan. CEO Elon Musk punya ambisi untuk genjot produksi mobil listrik Tesla secara massal. Model 3 ini dibanderol dengan harga 35 ribu USD di Amerika Utara, harga akan bervariasi nantinya pada setiap daerah di Dunia.

Efek negatif dari peluncuran Model 3 ini adalah penutupan semua toko penjualan Tesla di seluruh dunia. Tesla akan menutup sejumlah 378 toko di seluruh Dunia, toko ditutup dan karyawannya pun diberhentikan. Belum ada kabar jumlah karyawan yang diberhentikan untuk mendukung produksi Model 3 pada akhir Februari ini. Namun menurut Wired, Tesla harus memberhentikan hampir sebanyak 7 persen total karyawan yakni sekitar 3 ribu orang di bulan Januari 2019 dengan tujuan meningkatkan jumlah kendaraan yang akan diproduksi.

Proses penjualan akan sepenuhnya dialihkan ke online. Elon Musk bilang “there’s no other way”, tak ada cara lain selain menutup toko dan memberhentikan karyawan tokonya supaya bisa memproduksi massal.  Keputusan beralih dari jualan ala ‘brick-and-mortar’ sangat penting bagi perusahaan untuk menjamin keberlangsungan perusahaan secara finansial. Walaupun kondisi keuangan Tesla masih sehat namun beberapa bulan belakangan margin yang diraih Tesla masih jauh dari harapan. Elon Musk tidak mengharapkan keuntungan buat Tesla di awal kuarter 2019 ini, walaupun sudah dilakukan penutupan toko dan pemberhentian sejumlah banyak karyawan.

Melalui akun twitternya Tesla, Model 3 akan ada 6 variasi dengan 6 harga berbeda :

(1) Standard Range: 220 mil, 35 ribu USD, (2) Standard Range Plus: 240 mil, 37 ribu USD, (3) Mid Range: 264 mil, 40 ribu USD, (4) Long Range: 325 mil, 43 ribu USD, (5) Long Range AWD: 310 mil, 47 ribu USD, (6) Performance AWD: 310 mil, 58 ribu USD, akselerasi 0-60 mph dalam 3.2 detik.

(harga di luar pajak)

Model 3 akan tersedia di bulan September di Eropa, setelahnya Asia, kemudian Cina. Harga akan naik 25 persen dibandingkan di Amerika Utara. Untuk membeli Tesla dengan varian paling rendah saja kamu harus merogoh kocek 525juta Rupiah mengikuti harga di Amerika Utara dengan nilai tukar Rp 15 ribu. Jika disesuaikan dengan harga di luar Amerika Utara (naik 25 persen) maka harganya menjadi 656 juta Rupiah di luar pajak dan biaya-biaya lainnya.  Harga 656 juta masih masuk kategori mobil mahal sepertinya bagi banyak peminat mobil di Indonesia. Tapi setidaknya mobil tidak mengotori udara dengan asapnya.

Komentar

Fresh