Kebiasaan Sederhana Ini Bantu Pria Cegah Kanker Prostat | OPINI.id
Kebiasaan Sederhana Ini Bantu Pria Cegah Kanker Prostat

Boleh dibilang kebanyakan pria hanya tahu cara menggunakan alat kelaminnya sebagai alat reproduksi atau alat berhubungan seksual, tapi tidak pernah tahu tentang fungsi organ kelamin yang mereka miliki termasuk prostat. Malah, banyak diantara pria yang tidak tahu juga dimana letaknya prostat.

Prostat adalah kelenjar yang terletak di antara pangkal zakar dan pundi kencing serta saluran tiub (uretra) yang menyalurkan air kencing dan air mani melalui zakar. Prostat merupakan bagian dari sistem reproduksi, kelenjar ini merupakan penghasil dan pengangkut sperma. 

Sedangkan, kanker prostat adalah pertumbuhan sel-sel secara tidak terkendali dalam kelenjar prostat. Sel kanker bisa tumbuh pada prostat secara perlahan tanpa disadari, bahkan menyebar dengan sangat cepat. 

Menurut data WHO, kanker prostat adalah kasus kanker paling umum urutan kedua pada pria. Diperkirakan sekitar ada 1,1 juta pria di seluruh dunia didiagnosis menderita kanker prostat dan terdapat 307 ribu kasus kematian pada tahun 2012 lalu. Sementara itu, dilansir dari World Cancer Research Journal, penyakit ini menempati urutan ke-6 sebagai penyebab kematian pria terbanyak. 

Bisa dibilang kanker prostat menjadi salah satu masalah kesehatan yang mengancam pria. Nah, untuk itu, buat para pria, ayo terapkan kebiasaan sehat ini untuk membantu mencegah kanker prostat sedini mungkin.

Kurangi Konsumsi Lemak Hewani dan Produk Susu. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pria yang mengonsumsi makanan tinggi lemak hewani seperti susu, keju, dan daging merah ternyata memiliki risiko kanker prostat yang lebih tinggi. Pasalnya, ditemukan berbagai hubungan antara kanker prostat dengan berbagai lemak hewani.  Beberapa ahli menyarankan lemak sehat yang berasal dari alpukat dan kacang-kacangan jauh lebih baik dan sehat untuk dikonsumsi.

Tidak Merokok. Selain bisa menyebabkan kanker paru-paru, merokok juga dapat meningkatkan risiko seorang pria terkena kanker prostat. Penelitian sebelumnya menyebutkan sekitar 24-30% risiko kanker prostat lebih besar pada perokok dibanding yang bukan. Merokok bisa menyebabkan seseorang terkena kanker prostat agresif, yaitu jenis kanker yang penyebarannya lebih cepat.

Banyak Makan Sayuran dari Keluarga Cruciferous. Sayuran yang berasal dari keluarga cruciferous seperti boc-choy, brokoli, kubis, kembang kol, lobak, dan selada air, memiliki manfaat yang telah teruji untuk membantu mencegah kanker. Dikutip dari National Cancer Institute, sayuran ini kaya akan nutrisi seperti karotenoid, vitamin C, E, dan K, folat, serta mineral.

Selain itu, sayuran ini juga mengandung zat yang dinamakan glucosinolates, yang merupakan bahan kimia yang mengandung sulfur. Ketika sayuran ini mulai masuk ke saluran pencernaan, zat glucosinolates dipecah untuk membentuk senyawa aktif yang bisa memberikan efek antikanker.

Jaga Berat Badan Tetap Ideal. Berbagai penelitian menemukan fakta bahwa berat badan berlebih dapat meningkatkan risiko kanker prostat. Namun, para peneliti juga belum menemukan hubungan pasti mengapa kegemukan membuat seseorang menjadi lebih rentan terkena kanker prostat. Tapi mencegah akan lebih baik daripada mengobati, bener ga?

lifestyle Sindonews

Olahraga Secara Teratur. Menjaga tubuh tetap aktif dengan berolahraga secara teratur membantu Anda untuk tetap sehat dan bugar, termasuk terhindar dari kanker prostat. Olahraga 15-30 menit setiap hari atau tiga jam dalam seminggu sudah cukup untuk mendapatkan manfaatnya.

Tidak Mengonsumsi Suplemen Vitamin E Tambahan. Penelitian tahun 2014 yang diterbitkan dalam Journal of National Cancer Institute menguak bahwa terlalu banyak mengonsumsi vitamin E dapat meningkatkan risiko kanker prostat agresif. Selama asupan Anda telah mengandung 15 mg vitamin E, Anda tidak membutuhkan suplemen vitamin E tambahan. 

Sering Ejakulasi. Penelitian yang dilakukan pada 2.338 pria, menghasilkan fakta bahwa pria yang masturbasi selama lima kali atau lebih dalam seminggu ternyata memiliki kemungkinan 34 persen lebih kecil untuk terkena kanker prostat di usia 70 tahun.

Hasil penelitian ini disampaikan Graham Giles, Ph.D., seorang peneliti asal Australia, menurutnya melakukan ejakulasi secara teratur membantu membersihkan zat karsinogen yang terkandung di dalam cairan semen/mani. Dengan begitu, risiko timbulnya kanker prostat menjadi berkurang. 

Apakah kamu tahu dampak kanker prostat pada kondisi kesehatan alat kelaminmu?
Tahu, mengerikan
Sedikit tahu
Ga tahu
142 votes

Komentar

Fresh