Yuk Ikut Uji Coba MRT Jakarta, Begini Caranya | OPINI.id
Yuk Ikut Uji Coba MRT Jakarta, Begini Caranya

Masyarakat bisa ikut uji coba kereta Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta tahap 1 lintasan Lebak Bulus - Bundaran Hotel Indonesia (HI) sebelum resmi dibuka untuk umum.

Pendaftaran uji coba MRT dimulai pada 26 Februari dan dibuka untuk masyarakat umum namun secara terbatas. Kesempatan ini berlangsung sampai pengoperasian MRT secara komersial pada Maret 2019. PT MRT Jakarta membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin ikut uji coba penuh  yang akan dimulai pada 12 Maret 2019.

Batasan kuota dan batasan usia

PT MRT Jakarta menerapkan pembatasan jumlah orang yang dapat mengikuti uji coba penuh kereta MRT setiap harinya. Saat kuota telah penuh, masyarakat bisa mendaftar untuk ikut uji coba MRT pada hari berikutnya.

Ada batasan usia jika ingin ikut uji coba kereta MRT Jakarta. Hal ini dikarenakan para peserta juga akan mengikuti simulasi situasi emergency (emergency drill/test). Namun jangan khawatir, PT MRT Jakarta membuat skenario keadaan darurat tersebut dengan pengawasan dari instansi berwenang. Masyarakat bisa mengikuti uji coba MRT secara penuh dengan pembekalan keadaan darurat saat menggunakan kereta MRT.

Informasi pendaftaran uji coba MRT

Nantinya masyarakat bisa mendaftarkan diri melalui website resmi PT MRT Jakarta dan mengisi data diri. Dalam keterangan akun Instagramnya, PT MRT meminta masyarakat yang ingin mengikuti uji coba penuh untuk memantau akun media sosial dan website resmi PT MRT Jakarta guna mengetahui informasi terbaru terkait uji coba kereta MRT. Usai mendaftar nantinya masyarakat akan mendapatkan quick response (QR) code atau bukti pendaftaran yang perlu dicetak. Bukti itu harus dibawa pada saat mau menjajal naik MRT. Uji coba ini tidak dipungut biaya alias gratis.

Keikutsertaan masyarakat dalam uji coba diharapkan dapat membantu PT MRT Jakarta untuk menyebarluaskan informasi tentang tata cara menggunakan fitur-fitur yang ada di stasiun seperti mesin penjual tiket, gerbang penumpang, adab keluar masuk kereta dan stasiun, aksesibilitas, dan beragam fitur lainnya, sehingga bersama-sama dapat mendukung perubahan budaya bertransportasi di Jakarta.

Selain itu masyarakat dapat melihat langsung fitur dan stasiun sepanjang 16 kilometer di fase I ini. Untuk informasi lebih lanjut kunjungi selalu website www.jakartamrt.co.id

**

Kehadiran MRT Jakarta diharapkan bisa menjadi salah satu pilihan transportasi Ibu Kota untuk mengurangi kepadatan kendaraan di jalan. MRT diharapkan dapat mengalihkan masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi ke transportasi massal.  Penggunaan MRT juga bisa menurunkan waktu tempuh dan meningkatkan mobilitas. Waktu tempuh antara Lebak Bulus sampai Bundaran HI diharapkan turun dari 1-2 jam pada jam-jam sibuk menjadi 30 menit. Sementara dari Lebak Bulus sampai Kampung Bandan target waktu tempuh sekitar 52,5 menit.

Baca juga:

Penurunan waktu tempuh ini akan meningkatkan mobilitas warga Jakarta. Meningkatnya mobilitas warga kota ini memberikan dampak kepada peningkatan dan pertumbuhan ekonomi kota, dan meningkatkan kualitas hidup warga kota. Tak hanya bagi warga Jakarta, wisatawan yang berkunjung ke Jakarta pun bisa merasakan alat transportasi massal ini pertama yang ada di Indonesia.

Transportasi publik memang menjadi kebutuhan yang sangat mendesak apalagi di tengah perkembangan ibu kota. PT MRT Jakarta juga telah menetapkan fasilitas dengan standar internasional. MRT Jakarta juga menjadi salah satu ikon yang bisa mengubah wajah ibu kota menjadi lebih baik.

Apakah kamu tertarik mengikuti uji coba penuh MRT Jakarta?
Iya
Tidak
222 votes

Komentar

Fresh