Kontroversi Salmafina Lepas Hijab, Salah Gak Sih? | OPINI.id
Kontroversi Salmafina Lepas Hijab, Salah Gak Sih?

Kalian pasti tahu dengan berita pernikahan yang cukup terbilang fenomenal karena usia. Selebgram muda bernama Salmafina Sunan yang merupakan anak dari Sunan Kalijaga, salah satu pengacara kondang yang kerap tampil di stasiun televisi tersebut.

Perempuan berusia 19 tahun yang akrab disapa Alma ini menikah muda dengan Taqy Malik yang merupakan seorang hafiz Al-Quran pada 16 September 2017 lalu ini kini mulai menanggalkan hijabnya usai bercerai. Kejadian ini  pun lantas jadi sorotan. Soalnya, saat bertemu Taqy di media sosial, Alma memakai hijab.

Selebgram yang punya 582 ribu follower di Instagram ini dikenal sangat aktif di dunia maya. Namun siapa sangka, jika pernikahannya dengan Taqy harus berakhir. Hujatan dan cibiran dari netizen yang juga followers-nya pun berdatangan terkait keputusannya melepas hijab. Bahkan dirinya pun sudah mempersilahkan beberapa orang untuk unfollow dirinya jika tidak suka dengan keputusannya tersebut.

Kejadian melepas hijab sebenarnya tidak hanya terjadi pada Salmafina saja. Sampai-sampai, menjadi kontroversi soal pelepasan hijab Salmafina. Tetapi beberapa selebritis tanah air juga pernah melakukannya. Seperti Rina Nose, dan juga Nikita Mirzani yang melepas hijabnya usai batal menikah dengan Dipo Latief.

Lantas, salah gak sih kalau sudah berhijab tiba-tiba saja memutuskan untuk melepasnya? Tanpa bermaksud menjadi hakim bagi orang lain, tapi bisa dibilang di negeri kita, melepas jilbab itu sama beratnya dengan pindah agama. Nah, biar tidak menjadi hakim, ada beberapa penjelasan soal perkara melepas hijab yang dilakukan oleh seorang perempuan yang sebenarnya sudah berhijab.

Seperti dilansir hijabyuk, sebenarnya secara gamblang khususnya umat muslim sudah tahu aturan mainnya. Perempuan mengenakan hijab itu sudah bukan sunnah lagi melainkan kewajiban. Semuanya jelas tercantum dalam Al-Quran surat Al Ahzab ayat 59.  Bicara soal kontroversi pelepasan jilbab Salmafina nih, sebenarnya ada beberapa hukum melepas jilbab yang disebabkan berbagai alasan.

Melepas Jilbab karena Perkara Hati Belum Baik

Banyak sekali wanita saat ini yang melepas hijabnya atau tidak berjilbab lantaran merasa dirinya belum baik. Selanjutnya juga ada kasus yang mengatakan tidak perlu berjilbab yang penting sudah sholat,berhaji, sedekah dan sebagainya. Tentu saja, ini salah. Soalnya, kewajiban berjilbab sama dengan kewajiban sholat yang wajib bagi setiap muslim dan muslimah. Amalan dan akhlak justru akan termotivasi jika sudah mengenakan hijab.

“Selangkah anak perempuan keluar dari rumah tanpa menutup aurat, maka selangkah juga ayahnya hampir ke neraka”. (HR Tirmidzi dan Hakim).

Seperti diketahui, sejak tahun 2014 berhijab sendiri sudah menjadi sebuah trend dikalangan perempuan muslim khususnya.  Namun berperan menjadi Tuhan bukanlah sebuah solusi terutama jika kita ingin mengomentari kaum perempuan muslim yang mulai menanggalkan hijabnya. Lalu bagaimana seandainya ada teman atau saudara yang melepas jilbabnya?

Pertama dan yang utama, hindari berkomentar dan bertanya kenapa. Dia sedang menghadapi situasi sulit, dan tak perlu menambah bebannya. Mungkin dia sudah menyusun jawaban, tapi jawabannya pasti takkan memuaskan. Soalnya, saat dia memutuskan untuk tikda mengenakan jilbab, sudah pasti dirinya tahu beberapa resiko yang akan datang dan kekhawatiran dunia akan memusuhinya.

Apa yang akan kamu lakukan kalau ada teman yang lepas hijab?
Marah dan benci
Mengingatkan saja
Cuek aja
515 votes

Komentar (3)

Fresh