10 Hoaks Penularan HIV/AIDS yang Harus Kamu Tahu | OPINI.id
10 Hoaks Penularan HIV/AIDS yang Harus Kamu Tahu

HIV/AIDS merupakan salah satu penyakit yang dianggap hal menakutkan. Efek merusaknya memang membahayakan, namun stigma negatif dan pemahaman yang salah kaprah dari banyak kalangan yang berkembang di masyarakat mengenai penyakit ini bahkan jauh lebih merusak.

Hingga saat ini masih banyak masyarakat yang ketakutan dan merasa ngeri tertular virus HIV jika berdekatan dengan para ODHA atau Orang Dengan HIV/AIDS hanya karena salah persepsi. Tak hanya di kalangan bawah yang rata-rata berpendidikan rendah bahkan orang berpendidikan tinggi dan berpengetahuan luas juga masih banyak yang memiliki pandangan yang salah mengenai cara penularan virus HIV ini.

Jadi bukan hal baru jika sebagian besar ODHA mengalami diskriminasi sosial akibat kurangnya pemahaman masyarakat mengenai penyakit HIV/AIDS ini. 

Seperti dilansir Liputan6, Dokter Adyana Esti, tenaga medis klinik Angsamerah, Jakarta dan Dr. Alex K. Gintings, Sp.P, FCCP, ketua kelompok kerja HIV/AIDS membeberkan deretan hoaks seputar HIV/AIDS yang harus dipahami faktanya oleh masyarakat.

1. HIV/AIDS menular lewat penggunaan pisau cukur secara bergantian dalam keluarga atau di tempat potong rambut.

Faktanya: TIDAK, memakai pisau cukur bergantian dengan ODHA tidak akan menularkan virus. Sebab, virus mudah mati di udara bebas. Pasalnya jangankan dengan ODHA, memakai pisau cukur bergantian meski dengan orang sehat juga tidak disarankan demi alasan kebersihan.

2. HIV/AIDS menular lewat penggunaan alat makan secara bergantian antara ODHA dengan orang sehat.

Faktanya: TIDAK. Selain karena virus mudah mati di udara bebas, virus dalam air liur tidak cukup banyak untuk ditularkan pada orang lain. 

3. Virus HIV menular lewat ciuman dengan lidah atau sekedar cipika-cipiki.

Faktanya: SALAH. Virus HIV tinggal di sel T, salah satu bagian sel darah putih manusia. Sel ini ada di semua cairan tubuh manusia dalam jumlah yang berbeda. Paling banyak ada di dalam darah, kemudian cairan vagina (wanita), cairan sperma (pria) serta Air Susu Ibu. Virus memang ada di air liur, air mata dan keringat tapi jumlahnya sangat sedikit sehingga tidak cukup untuk menularkan virus HIV.

4. Virus HIV bisa ditularkan lewat makanan kaleng yang sudah diinjeksikan dengan darah yang mengandung virus.

Faktanya: SALAH. Virus HIV mudah mati di luar tubuh manusia. Selain itu, makanan kaleng juga melewati proses sterilisasi sehingga virus mudah mati. Selain itu ada kemungkinan hal ini adalah cara kompetitor untuk menjatuhkan saingannya.

5. Virus HIV dapat ditularkan lewat jarum terinfeksi yang ditancapkan di kursi bioskop atau melalui tusuk gigi yang digunakan ODHA.

Faktanya: TIDAK, virus HIV mudah mati di udara bebas dalam waktu kurang dari semenit. Tanpa inangnya, seperti darah, sperma, ASI dan cairan vagina, virus yang ada di udara bebas akan cepat mati. 

6. HIV/AIDS bisa ditularkan melalui air kolam renang.

Faktanya: SALAH. Tak masalah berenang bersama ODHA karena virus HIV mudah mati di udara bebas, apalagi air kolam renang mengandung kaporit yang mempercepat matinya virus.

7. HIV/AIDS bisa ditularkan lewat pakaian bekas.

Faktanya: SALAH. HIV/AIDS hanya bisa menular lewat kontak cairan tubuh seperti darah, cairan vagina, cairan mani dan ASI. Penularannya bisa lewat penggunaan jarum suntik yang tidak steril, hubungan seks tidak aman juga pemberian ASI dari ibu ke anak.

8. HIV/AIDS ditularkan lewat pembalut kewanitaan yang sudah terkontaminasi virus. Faktanya: SALAH. Sebab, virus HIV akan mati di udara bebas dalam waktu kurang dari semenit.

9. Pemeriksaan darah untuk kolesterol dan diabetes oleh petugas keliling yang mencurigakan adalah untuk menyebarkan virus HIV.

Faktanya: SALAH. Jarum yang dipakai untuk pemeriksaan kolesterol dan diabetes tak punya lubang penyimpanan darah. Sehingga virus HIV bakal mati di udara bebas.

10. ARV (obat untuk ODHA) adalah bahan kimia yang bisa menyebabkan kerusakan hati. Lebih baik menggunakan obat herbal untuk merawat ODHA.

Faktanya: Hingga saat ini obat yang paling tepat untuk HIV adalah ARV.

11. Nyamuk yang menggigit ODHA bisa menularkan HIV.

Faktanya: TIDAK. Dalam kasus tingginya jumlah penyakit HIV AIDS dan Malaria di Papua, banyak yang menyebutkan kalau kedua penyakit ini disebarkan oleh nyamuk. Ingat HIV bukan disebarkan oleh nyamuk. Virus HIV tersebar bukan di hemoglobin (sel darah merah), tapi di Leukosit (sel darah putih). Di Papua, HIV ditularkan karena kehidupan seksual yang tidak aman. 

Jika kamu sudah tahu hoaks ini, setuju engga sama slogan "Jauhi Penyakitnya, Jangan Orangnya"?
Setuju
Kurang setuju
Ga setuju
1 votes

Komentar

Fresh