4 Fakta Dibalik Cokelat Si Lambang Kasih Sayang | OPINI.id
4 Fakta Dibalik Cokelat Si Lambang Kasih Sayang

Bicara tentang Hari Kasih Sayang tentu saja kamu akan terbayang-bayang cokelat. Kemudian, akan muncul pilihan baru di antara cokelat yang dibentuk super unyu namun dengan rasa yang biasa saja atau cokelat dengan bentuk biasa namun dengan merk terkenal yang pasti super yummy!

Sebelum kamu keburu bingung, yuk, baca dahulu 4 fakta cokelat berikut ini. Bacanya boleh kok sambil ngemil cokelat!

Fakta Cokelat 1: Cokelat Panas adalah Olahan Cokelat Pertama yang Dikenal

Biji cokelat dijadikan sebuah minuman dahulu kala pada kebudayaan Meksiko serta Aztec. Meskipun begitu, kala itu, minuman yang dihasilkan tidaklah serupa dengan cokelat panas yang kamu kenali saat ini, melainkan lebih terasa seperti ramuan dengan rasa pahit yang digunakan dalam perayaan-perayaan seremonial seperti halnya pernikahan.

Minuman cokelat panas juga begitu disukai oleh Marie Antoinette yang merupakan bagian dari Sweet Tooth Team karena kecintaannya terhadap kue. Cokelat panas menjadi minuman yang sangat sering dihidangkan di Istana Versailles.

Sementara itu, cokelat batang yang lebih mudah ditemukan di minimarket saat ini pertama kali dibuat di Inggris pada 1842 oleh Perusahaan Cadbury yang masih berdiri sejak saat ini.

Fakta Cokelat 2: Cokelat Pernah Digunakan sebagai Uang

Dahulu kala, pada pertengahan abad kedua, orang-orang Aztec dan Maya begitu menyukai dan menghargai biji cokelat sampai mereka pernah menggunakannya sebagai alat tukar selayaknya uang dalam kebudayaannya. Dalam kebudayaan Maya kuno, koin tidak pernah digunakan sebagai alat tukar. Sebaliknya, seperti kebudayaan kuno lainnya, digunakan sistem barter yang menggunakkan tembakau, jagung, atau kain.

Biji cokelat juga dianggap sebagai suatu barang berharga, sehingga seringkali digunakan sebagai barang untuk melakukan barter. Tidak hanya itu, biji cokelat juga digunakan sebagai upah pekerja kala itu. Kalau kamu, maukah kamu dibayar dengan biji cokelat?

Fakta Cokelat 3: Cokelat Baik Bagi Kesehatan, Lho

Siapa sangka, si manis cokelat ternyata punya manfaat manis pula bagi kesehatan manusia. Kesehatan jantung dan pembuluh darah manusia dapat menjadi semakin baik dengan mengonsumsi beberapa potong cokelat setiap minggunya. Hal ini disebabkan dari adanya flavonoid yang terkandung di dalam cokelat, terutama cokelat hitam yang memiliki kadar 70% atau lebih akan cokelat. Kandungan satu ini sangat bermanfaat karena bisa membantu menurunkan tekanan darah dan juga memperbaiki kadar kolestrol manusia, lho.

Meski begitu, perlu diingat, cokelat juga mengandung lemak serta kalori yang tinggi. Salah-salah, berat badanmu bisa meroket naik! Hati-hati! Maka dari itu, untuk dapat merasakan manfaat kesehatan dari cokelat, konsumsilah cokelat hitam atau dark chocolate yang memiliki kandungan lemak tidak jenuh yang lebih banyak serta karbohidrat yang lebih rendah bila dibandingkan dengan olahan cokelat lainnya seperti susu cokelat.

Kemudian, ingatlah selalu untuk mengimbangi mengonsumsi cokelat dengan melakukan aktivitas fisik supaya semakin jauh dari resiko obesitas karena kebanyakan makan cokelat, ya!

Fakta Cokelat 4: Cokelat Putih Tidak Sama dengan Cokelat

Pernahkah kamu mencoba memakan cokelat putih? Bagaimana, apakah rasanya sama dengan cokelat biasa? Rasa dan tampaknya memang cukup berbeda dari cokelat biasa. Pssst, ternyata, meskipun namanya cokelat putih, tetapi sesungguhnya cokelat putih bukanlah cokelat! Bingung?

Selidik punya selidik, cokelat putih bukanlah cokelat karena tidak mengandung bubuk kakao dalam bahan bakunya. Bahan baku cokelat putih hanyalah mentega kakao, susu, gula, dan emulsifier.

Wow, ternyata cokelat memiliki beberapa fakta unik, ya! Bagaimana, kamu sudah menentukan pilihanmu, belum? Mungkin di dunia ini hanya ada dua tipe orang: orang-orang yang menyukai cokelat dan orang-orang yang mencintai cokelat!

Sumber: https://www.quipper.com/id/blog/tips-trick/your-life/fakta-cokelat/

Penulis: Evita 

Komentar

Fresh