Imut dan Lucu, Ini Kucing Terkecil di Dunia | OPINI.id
Imut dan Lucu, Ini  Kucing Terkecil di Dunia

Citra predator bertampang nyeremin dengan taring runcing dan tubuh berotot, kayaknya bakalan luntur saat kamu lihat kehadiran spesies kucing kecil terkecil di dunia ini. Memang terkesan imut dan lucu, seperti kucing rumahan tapi kucing ini tetap termasuk makhluk liar dan jago berburu di hutan.

Ada tiga spesies kucing paling kecil yang tercatat di dunia, yaitu, Rusty-spotted cat (Prionailurus rubiginosus), Kucing kaki hitam (Felis nigripes), dan Kodkod (Leopardus guigna).

Rusty-Spotted Cat (Prionailurus rubiginosus). Kucing ini memiliki berat rata-rata 1-1,6 kilogram dengan tinggi sekitar 20 centimeter. Beberapa spesies Rusty-spooted Cat malah ada yang lebih kecil dengan panjang mirip kayak smartphone dan muat berdiri, duduk, dan tidur di tangan orang dewasa Indonesia.

Penghuni hutan India dan Sri Lanka ini jago berburu hewan pengerat, burung, kodok, juga serangga. Untuk menghindari predator yang lebih besar, kucing hutan berbulu pendek dan halus ini akan bersembunyi di sela semak belukar atau lari ke atas pohon.  

Memiliki telinga pendek dan bundar, moncong pendek, dan corak alis putih jadi terlihat lucu. Namun, populasi kucing langka ini masuk kategori hampir punah. P rubiginosus dewasa sering diburu warga dengan menggunakan anjing berburu di sekitar hutan karena dikira anak leopard (Panthera pardus). Jika tak  diburu manusia, hewan ini bisa berkembang biak cukup cepat karena bisa melahirkan sekaligus dua anak di tempat persembunyiannya.

Kucing kaki hitam (Felis nigripes). Kucing ini termasuk kucing terkecil di Afrika. Rata-rata, berat kucing ini antara 1,2 – 2,1 kilogram. Kucing betina ukurannya lebih kecil daripada kucing jantan. Kayak namanya, ciri khas F nigripes adalah telapak kakinya yang hitam seperti memakai sol sepatu. Kucing itu bisa memiliki anak paling banyak dua ekor sekali melahirkan. Namun paling sering hanya satu ekor saja. Sehingga, termasuk spesies terancam punah. 

Meski termasuk kucing hutan paling antisosial lantaran lebih suka hidup menyendiri, suara ngeongan F nigripes paling kencang di antara kucing seukurannya.  Tak hanya itu, kucing ini paling banyak makan karena enerjik banget. Dalam semalam, F nigripes dewasa bisa mengonsumsi 14 hewan buruan, misalnya tikus, serangga, hingga kelinci hutan. Kalo ada sisa, makanannya akan disimpan buat persediaan.

Kodkod (Leopardus guigna). Kodkod adalah kucing terkecil di Amerika, terutama ditemukan di negara Chile tengah dan selatan. Kucing berwajah lucu ini sayangnya dipandang negatif sama warga sekitar di Chile. Soalnya, L guigna dianggap pencuri dan pemangsa ayam ternak.

Sejak 2002, jumlah populasinya terus turun lantaran perluasan area hunian, perkebunan, dan peternakan warga. Jumlahnya tak sampai 10 ribu ekor di Chile menjadikan kucing ini termasuk hewan langka di dunia. Padahal, jika habitatnya di hutan tak digusur manusia, jumlah kodkod bisa bertambah, kucing ini juga hanya makan hewan buruan seperti tikus, serangga, dan kelinci hutan layaknya kucing hutan lain.

 

Komentar

Fresh