Pantanal, Ekosistem Lahan Basah Air Tawar Terbesar Dunia | OPINI.id
Pantanal, Ekosistem Lahan Basah Air Tawar Terbesar Dunia

Hari Lahan Basah Sedunia atau World Wetlands Day diperingati setiap tanggal 2 Februari.  Merupakan salah satu peringatan hari lingkungan untuk mengampanyekan kepedulian penduduk dunia terhadap keberadaan lahan basah.

Lahan basah memiliki peran penting dalam kehidupan umat manusia. Ekosistemnya menyediakan air bersih, keanekaragaman hayati, pangan, berbagai material, mengendalikan banjir, menyimpan cadangan air tanah, dan mitigasi perubahan iklim. Lahan jenis ini juga menjadi habitat sejumlah besar tumbuhan dan satwa. 

Mumpung lagi memperingati Hari Lahan Basah Sedunia, kita kenalan yuk sama satu tempat indah di Amazon, yang disebut Pantanal yang merupakan ekosistem lahan basah air tawar terbesar Dunia.

Seperti kita ketahui, Amazon menjadi salah satu lokasi terpenting untuk kehidupan di muka bumi, dengan dinobatkannya sebagai paru-paru dunia. Pantanal adalah area lahan basah yang terletak di sebelah selatan Lembah Amazon, dimana terdapat sebuah delta sungai yang terkurung daratan besar.

Jika Amazon adalah paru-paru dunia, taman nasional yang menjadi bagian dari Situs Warisan Dunia UNESCO ini bagaikan jantung raksasa yang berdenyut seiring aliran darah.

Lahan ini memiliki luas sekitar 140.000 sampai 195.000 mil persegi, Pantanal diberi makan oleh hujan tropis yang terjadi pada bulan November dan Maret. Ketika curah hujan tinggi, Pantanal akan digenangi banyak air yang mengubahnya menjadi ekosistem lahan basah air tawar terbesar di dunia.

Selama musim hujan, air hujan akan mengalir dari dataran tinggi ke Pantanal, dan kemudian menggenangi banyak daerah dataran rendah di sana dan menciptakan pulau-pulau kecil di atas permukaan air yang disebut cordilheiras, tempat hidup berbagai jenis hewan.

jaguar pantanal

Ketinggian air akan mencapai 2 sampai 5 meter pada bulan Januari atau Februari dan mulai surut pada bulan Maret. Banjir musiman ini membuat Pantanal menjadi lahan yang subur hingga menjadi rumah bagi berbagai ekologi, burung pemakan bangkai berkepala kuning, karakara jambul selatan, tamandua tetradactyla, monyet howler hitam, yacare caiman, rusa marsh, kapibara, jaguar pantanal maupun giant anteater. 

Tamandua tetradactyla

Uniknya lagi, pemandangan di Pantanal bisa berubah setiap hari. Sungai terbentuk, kolam-kolam menghilang dalam hitungan hari. Benar-benar surga tropis yang menawarkan pertunjukan baru setiap harinya. Hingga tempat ini jadi salah satu destinasi wisata utama Brasil yang banyak dikunjungi wisatawan.

Namun, sayangnya, keberadaan Pantanal kini terancam karena aktivitas manusia, seperti penangkapan ikan, pertanian, peternakan, dan perburuan. Tentu akan sangat rugi bagi bumi, jika tempat terbaik bagi kelangsungan hidup hewan maupun aneka tanaman air ini malah dirusak oleh sentuhan manusia.

Apa kamu tahu dimana area lahan basah di Indonesia?
Tahu
Mikir-mikir
Ga tahu
4 votes

Komentar

Fresh