Hujan-Hujanan Bikin Sakit: Mitos atau Fakta? | OPINI.id
Hujan-Hujanan Bikin Sakit: Mitos atau Fakta?

Saat masih kecil dulu, kita pasti sering mendapati orang tua melarang kita untuk keluar saat hujan. Mereka beralasan bahwa hujan dapat membuat kita sakit. Sebenarnya apa, sih, bedanya terpapar air hujan dengan air yang lain? Mengapa mereka melarang kita untuk bermain sebentar di bawah air hujan tetapi memperbolehkan kita bermain seharian di kolam yang penuh kaporit?

Saat hujan, cuaca memang menjadi lebih dingin. Setelah mendengar larangan orangtua, benak kita pun seakan tersugesti ‘habis kehujanan pasti sakit’ dan pada akhirnya kita akan merasa takut. Apakah bermain air hujan benar-benar membuat kita sakit?

Dokter Mahesa Paranadipa dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengaku salah satu bagian dari anak-anak yang terpapar dengan mitos serupa. Namun, Dokter Mahesa menyebutkan air hujan bukanlah penyebab sakit, melainkan daya tahan tubuh individu tersebut.

"Suhu yang dingin akan menurunkan imunitas tubuh. Selain itu, air hujan yang mengenai tanah pada saat hujan, akan mengangkat bakteri dan virus yang ada di bawah tanah untuk naik ke permukaan," ujar Mahesa kepada VICE Indonesia. "Pada saat kotoran tersebut naik, otomatis seseorang akan terpapar bakteri dan virus, sehingga yang membuat orang sakit itu bukanlah air hujan."

Bermain di tengah hujan bagi anak-anak dengan kondisi badan fit bukan merupakan masalah. Tetapi, jika kondisi badan memang sedang dirasa kurang sehat, bermain dibawah guyuran air hujan sangat tidak dianjurkan. Itu mah namanya cari penyakit!

"Ya enggak apa-apa, karena dengan bermain, anak itu beraktivitas, terpapar dengan lingkungan, tubuhnya juga akan merespon dengan lingkungan, dan kuman. Anak beradaptasi. Itu membuat daya tahan tubuhnya lebih kuat, tapi jangan terlalu lama juga karena kondisi dingin di luar itu akan menurunkan daya tahan tubuh" kata Mahesa.

Kalau kalian tim yang mana nih kalau hujan turun?
Tim hujan-hujanan
Tim selimutan di kasur
19 votes

sumber: VICE

 

Komentar

Fresh