Anak 3 Tahun yang Tak Pernah Tidur | OPINI.id
Anak 3 Tahun yang Tak Pernah Tidur

Balita yang susah dan tidak mau tidur adalah hal yang biasa bagi para orangtua. Berbagai cara pun mereka lakukan untuk membuat anak tidur. Membaca cerita pengantar tidur, menyanyikan lagu, mengajak mereka bermain hingga kelelahan, dan sebagainya. Tahukah kalian kalau ada seorang anak berumur 3 tahun yang setiap harinya terjaga semalaman?

Jessica, mamamia.com.au

Jessica terlihat seperti anak kecil pada umumnya di siang hari: tertawa, bermain, dan berinteraksi dengan teman sebaya maupun orang tuanya, sama seperti anak 3 tahun lainnya. Tetapi, di malam hari dia tetap terjaga. Tidak hanya terjaga, ia juga banyak bergerak seperti sedang melakukan aktivitas. Orang tuanya pun berusaha untuk mengajaknya berbicara. Berbeda dengan di siang hari, ia tidak memberikan respon dan tidak menganggap mereka ada. Hal ini pun membuat orangtuanya takut dan membiarkannya tidur di Kasur mereka setiap hari agar tidak terjadi hal-hal yang berbahaya.

Baca juga:

    Lah, terus orang tuanya ngga ngapa-ngapain?

    Bukan ngga ada upaya yang dilakukan oleh orang tua Jessica agar putrinya ini bisa tidur di malam hari. Beberapa dokter telah mendiagnosanya dengan epilepsi karena pergerakannya saat terjaga. Namun, epilepsi pun tidak menjelaskan penyebab dari ketidakmampuannya untuk tidur di malam hari. Para dokter memberinya berbagai macam obat dan menyarankan berbagai jenis olahraga untuk membuatnya tidur dengan mudah. Sayangnya, tidak ada yang berhasil.

    Perjalanan orangtua Jessica pun menemui titik terang. Saat dibawa ke Evelina Children’s Hospital, ia dinyatakan mengidap ‘Eidetic Imagery’, yaitu kemampuan untuk membuat dunia 3D virtual di dalam pikirannya yang dapat mengulang pengalamannya di siang hari. Singkatnya, ia ‘bermimpi’ melanjutkan kesenangannya di siang hari bersama teman-temannya. Hal ini dibuktikan dengan rekaman video dari Jessica saat tidur, dimana ia melakukan gerakan makan, bermain, dan bersenang-senang.

    Satu hal yang bisa membuat orangtua Jessica lebih tenang adalah Jessica menyadari apa yang sedang ia lakukan, sehingga minim kemungkinannya untuk melukai diri sendiri seperti yang biasa dilakukan oleh ‘sleepwalker’.

    Tetapi, insomnia ini akan berujung pada pengembangan otak yang tidak sempurna jika dibiarkan lebih lama.

    Hal yang diketahui oleh dokter adalah Jessica mengetahui bahwa orangtuanya sedang menjaganya saat ia ‘bermimpi’, jadi ia melanjutkan mimpinya. Usaha pertama yang akan dilakukan oleh orangtua Jessica adalah membawanya kembali tidur di kasurnya sendiri.

    Komentar

    Fresh