Strategi Marketing Psikologis, Walmart Raup Banyak Keuntungan | OPINI.id
Strategi Marketing Psikologis, Walmart Raup Banyak Keuntungan

Pernahkah kalian datang ke supermarket dengan sebuah list belanja, tetapi pulang dengan jauh lebih banyak barang dari yang kalian butuhkan? Tenang! Dalam hal ini kalian nggak sendirian.

S News

Walmart, salah satu toko retail terbesar di Amerika, mempunyai beberapa trik menarik yang mungkin tak kalian sadari dapat membuat pelanggannya menghabiskan lebih banyak waktu dan uang dari yang mereka niatkan sebelumnya. Penasaran apa aja? Simak fakta-fakta berikut!

Baca juga:

    Saat pertama kali masuk ke Walmart, kita disambut dengan troli besar, yang mempersiapkan kita secara mental bahwa kita akan memenuhi troli tersebut dengan berbagai barang belanjaan. Lalu, kita pun masuk ke dalam toko yang dipenuhi dengan label harga yang terpampang besar. Tanpa kita sadari, kita pun akan tertarik menuju label-label harga tersebut. Satu hal lain yang tersimpan dalam label harga besar itu adalah harga yang terpampang pasti tidak bulat, misalnya 6,84 dan 4,97. Ini merupakan strategi marketing psikologis yang sejak dulu sering digunakan oleh pedagang. Karena kita terbiasa membaca dari kiri ke kanan, kita pun menganggap bahwa harga 6,84 adalah 6 dan 4,97 adalah 4. Padahal, jika kita perhatikan lagi, kedua harga tersebut lebih dekat dibulatkan ke atas menjadi 7 dan 5 daripada dibulatkan kebawah.

    Selain itu, pasti ada section dengan Rollback price, dimana barang-barang dijual dengan harga jauh dibawah harga aslinya. Padahal, rollback bukanlah clearance sale, melainkan benda yang dijual murah karena kelebihan stock. Tetapi, penggila diskon pun akan mengerti kalau pelanggan pasti akan langsung membeli barang-barang rollback, karena mereka tidak tahu kapan barang tersebut akan kembali ke harga asli. Bener nggak?

    Selain itu, tagline ‘Everyday Low Price’ yang terpampang dimana-mana akan membuat pelanggan semakin merasa bahwa mereka tidak akan mendapatkan harga semurah di Walmart jika mereka berkunjung ke supermarket lainnya.

    Fakta terakhir ini adalah hal yang paling tidak disadari oleh pelanggan, yaitu musik.

    Kenapa sih musik berpengaruh? Musik yang diputar biasanya adalah musik yang tenang atau lagu-lagu yang sedang hits di radio. Karena itu, pelanggan pun akan betah berlama-lama disana. Secara tidak langsung, Walmart mengharapkan kita untuk berlama-lama disana dan membeli lebih banyak hal. Wah, keren juga ya taktiknya!

    Sekarang, setelah kamu mengetahui semua hal ini, apakah kamu akan menahan hasrat untuk belanja?
    Ya
    Tidak
    5 votes

    Source: Business Insider

    Komentar

    Fresh