Pemerintah Kaji Ulang Rencana Penutupan Taman Komodo | OPINI.id
Pemerintah Kaji Ulang Rencana Penutupan Taman Komodo

Wacana penutupan Taman Nasional Komodo (TNK) oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk kepentingan revitalisasi terpaksa ditangguhkan lantaran belum mendapat izin dari Pemerintah Pusat.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar, Kamis (24/01/2019), menyebutkan pihaknya akan mengkaji rencana penutupan Taman Nasional (TN) Komodo, dari wisatawan selama satu tahun. Pasalnya, penutupan tak bisa dilakukan tergesa-gesa atau langsung ditutup bagi umum.

Ia menegaskan kewenangan Taman Nasional Komodo berada di tangan pemerintah pusat. Oleh karenanya, pemerintah daerah perlu mengkonsultasikan seluruh kebijakannya kepada pusat terlebih dahulu. Pemerintah daerah harus konsultasi terlebih dahulu. Semuanya harus di dalam koridor urusan yang ditangani oleh Direktorat Jenderal Konservasi.

Masalah wilayah konservasi merujuk pada beberapa aturan. Regulasi itu meliputi Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem, UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, dan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintah antara Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi, dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.

Selain itu, penutupan taman nasional bisa dilakukan dengan pertimbangan ilmiah atau atas kondisi khusus, seperti terjadi erupsi gunung berapi, cuaca ekstrem, kerusakan habitat, gangguan terhadap satwa liar yang dilindungi dari aktivitas pengunjung, bencana alam, dan wabah hama dan penyakit.

Meski demikian, Menteri LHK tetap mengapresiasi inisiatif Gubernur NTT dan akan memberikan dukungan untuk merevitalisasi Taman Nasional Komodo. Namun pihaknya akan tetap melakukan kajian lebih jauh terkait rencana tersebut.

Kawasan Taman Nasional Komodo merupakan salah satu dari lima taman nasional tertua di Indonesia dengan luasan mencapai 173.300 hektare, terbagi atas 132.572 hektare kawasan perairan dan 40.728 hektare kawasan daratan.

Pada 1991, Taman Nasional Komodo ditetapkan UNESCO sebagai salah satu situs warisan dunia (World Heritage Center). Begitu pula pada 2012, ditetapkan sebagai New 7 Wonders of Nature oleh "New 7 Wonders Foundation."

Apa kamu mendukung TN Komodo ditutup sementara?
Dukung dong
Mikir-mikir
Ga ah, ga penting juga
73 votes

Komentar

Fresh