Chimera Mahluk Fiktif yang Bakal Jadi Nyata? | OPINI.id
Chimera Mahluk Fiktif yang Bakal Jadi Nyata?

Dalam mitologi Yunani dan Romawi kuno, chimera adalah campuran dari spesies yang berbeda; yaitu kombinasi dari singa, kambing, dan ular dalam satu individu. Pada banyak budaya, hewan ini adalah simbol kejahatan, blasteran dari kegelapan.

Namun, dalam ilmu genetika modern, organisme chimeric atau modifikasi genetik tidak begitu menakutkan karena bertujuan menumbuhkan organ manusia tertentu pada embrio babi dan domba seperti jantung, hati, dan ginjal, dimana organ tersebut bisa dipakai untuk kebutuhan transplantasi bagi manusia di masa depan.

Chimera dalam mitologi Yunani dan Romawi

Dalam dunia genetik modern para ilmuwan di tahun 2017 telah berhasil membuat hibrida embrio babi dan manusia yang disebut dengan Chimera. Sedangkan di tahun 2018, para ilmuwan kembali membuat chimera. Chimera yang dibuat berasal dari embrio campuran antara domba dan manusia. Kedua penelitian ini memiliki cara yang sama yaitu dengan menyuntikkan sel punca manusia pada embrio babi maupun pada domba.

Para ilmuwan memasukkan sel induk (sel punca) manusia ke dalam embrio domba. Hasilnya adalah makhluk hibrida yang lebih dari 99 persen domba dan sedikit mirip manusia. Meski berhasil, embrio ini dihancurkan setelah 28 hari. Pasalnya, apa yang dilakukan oleh ahli genetika dari Stanford University itu sempat menimbulkan kontroversi cukup besar.

Tak hanya itu penelitian hibrida embrio babi dan manusia juga mengundang kontroversi,. Hingga Institut Kesehatan Amerika, menghentikan pendanaan bagi penelitian tersebut. Alasannya karena mereka khawatir adanya sel manusia akan membuat otak babi juga berkembang 'menjadi lebih seperti otak manusia'.

Sebenarnya, tanpa kita sadari ada banyak bentuk chimera dalam kehidupan di alam semesta, misalnya, chimerism tetragametic terjadi ketika dua sel telur yang dibuahi oleh dua sel terpisah. Lalu, kemudian dalam perkembangannya, bergabung membentuk satu organisme. Organisme ini akan memiliki dua set kromosom yang berbeda.

Hasilnya, chimera mungkin memiliki mata yang berbeda warna, ovarium dan testis, atau hati yang terdiri dari sel-sel yang memiliki set kromosom pertama dan ginjal yang terdiri dari sel-sel dengan set kromosom yang kedua. Dalam banyak kasus, individu chimera sering tidak menyadari jika dirinya adalah chimera. 

Apa yang ada dalam bayangan kamu jika di masa depan Chimera ini bakal ada?
Ngeri juga
Biasa aja
Ga masalah selama bisa bermanfaat buat manusia
79 votes

Komentar

Fresh