Takbir Picu Pertarungan Preman vs Ormas di Lapas | OPINI.id
 Takbir Picu Pertarungan Preman vs Ormas di Lapas

Tiba-tiba saja sebuah video yang memperlihatkan situasi dan kondisi di Rutan Solo beredar. Terlihat sedang terjadi bentrokan. Kerusuhan pun dipicu oleh teriakan provokasi. Kejadian bermula dari jam besuk tahanan. Pada saat itu pukul 10.00 ada 20 ikhwan laskar yang tiba di Rutan Kelas I Surakarta untuk membesuk tahanan dari kelompok laskar.

Kelompok laskar kloter kedua saat mau pulang meneriakkan takbir. Takbir ini dibalas suara bernada provokasi dari tahanan Blok C1 (napi kriminal). Mulai dari sini, pot dibanting oleh para pembesuk dan melemapari pecahannya ke dalam blok tahanan. Ironisnya, para pembesuk yang berjumlah 30 orang ini memanggil rekan-rekannya yang ada di luar sekitar 200 massa untuk maksa masuk ke rutan.

Bentrokan di rutan memunculkan nama Iwan Walet. Bicara namanya, sebenarnya kejadian bentrokan di sini bukanlah yang pertama. Pada 5 Mei 2012 kala Solo masih dibawah komando Jokowi, juga pernah terjadi bentrokan di rutan ini, gak lain antar ormas dan para napi. Enam orang diamankan saat itu. Dua diantaranya yaitu Iwan Walet dan Agus Cobok dianggap sebagai dalang.

Perseteruan antar sekelompok pemuda (preman) dengan ormas keagamaan memang sudah lama terjadi dan dikenal dengan "Kejadian Gandekan". Kasus yang terjadi di Gandekan itu sudah ada sejak tahun 2008. Saat itu, ada bentrokan antara ormas dengan warga Kusumodilagan yang menyebabkan tewasnya seorang warga bernama Heru Yulianto alias Kipli.

Menurutmu bagaimana cara mengatasinya agar tak terulang lagi?
Besuknya gak boleh banyak
Diperketat lagi aja
227 votes

Komentar

Fresh