Modifikasi Genetik Hasilkan Tembakau 40 Persen Lebih Banyak | OPINI.id
Modifikasi Genetik Hasilkan Tembakau 40 Persen Lebih Banyak

Setelah melakukan penelitian bertahun-tahun, para peneliti dari University of Illinois mengumumkan keberhasilan mereka dengan membuat panen tembakau bisa menghasilkan 40 persen daun tembakau lebih besar.

Hal ini dilakukan oleh para peneliti dengan melakukan penelitian dengan memodifikasi tanaman secara genetik. Modifikasi ini dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman lebih banyak.

Dilansir dari AFP, keberhasilan peningkatan 40 persen ini berasal dari "peretasan genetik". Namun tujuan ini bukan hanya untuk menghasilkan lebih banyak jumlah panen daun tembakau saja tapi juga untuk gandum dan kacang kedelai.

Para ilmuwan di bagian Institut Genomik Biologi Universitas Carl R. Woese, mengatakan bahwa mereka telah menemukan cara untuk membuat proses fotosintesis, proses di mana tanaman menggunakan sinar matahari untuk mengubah karbondioksida dan air menjadi energi, yang pada dasarnya lebih efisien.

Enzim yang disebut Rubisco adalah kunci untuk proses mengubah karbon atmosfer menjadi senyawa organik yang dikonsumsi pabrik. Proses ini dikenal sebagai "fiksasi karbon". Lalu tim peneliti ini memiliki ide menanamkan potongan-potongan DNA alga ke dalam sel-sel tanaman tembakau untuk menciptakan jenis "jalan pintas" biologis yang akan mempercepat fotorespirasi.

Tapi sayangnya kita masih harus menunggu penerapan hasil penelitian ini, karena penelitian ini masih jauh dari siap untuk digunakan pada skala industri. Tim peneliti juga ingin mereproduksi kacang kedelai, kacang polong, dan kentang. Teknik ini juga masih memerlukan penelitian untuk berbagai iklim, terutama di Afrika dan Asia Tenggara.

Apa pendapat kamu jika modifikasi genetik ini diterapkan juga pada hasil pertanian di Indonesia?
Setuju
Ragu-ragu
Ga setuju
2 votes

Komentar

Fresh