Nasi Goreng Dari Indonesia, Siapa Bilang? | OPINI.id
Nasi Goreng Dari Indonesia, Siapa Bilang?

Bicara soal nasi goreng, hampir setiap sore jelang malam kita kerap kali mengkonsumsinya. Bisa dikatakan, untuk menemukan tukang nasi goreng di Indonesia khususnya di Jabodetabek bukanlah perkara sulit. Hampir di setiap sudut jalan, selalu ada gerobak tukang nasi goreng.

Nasi goreng pun terbagi menjadi dua jenis. Ada istilahnya nasi goreng tek tek dan nasi goreng duk duk. Mungkin dikalangan penggemarnya, sudah tau apa perbedaannya. Pertama nasi goreng tek tek sudah jelas berbeda dari bentuk gerobak dan juga caranya memberikan sinyal kepada pelangggan.

Nasi gorek tek tek biasanya memukul pantat penggorengan saat berkeliling untuk memberikan sinyal jika mereka ada untuk kalian, hehehe. Sedangkan nasi goreng duk duk, biasanya gerobaknya lebih besar dan punya pentungan. Itulah yang digunakan mereka untuk memberikan sinyal. Selain itu, nasi goreng duk duk juga kerap menggunakan bawang putih dan minyak ikan saat memasak.

Gak hanya itu nasi goreng sendiri sudah ada sejak ribuan tahun lalu loh!tepatnya sekitar tahun 4000 sebelum Masehi. Nasi goreng tenyata tidak berasal dari negara Indonesia, melainkan dari Tionghoa, yang mana masyarakatnya menjadikan nasi goreng sebagai makanan tradisional mereka.

Ide dari membuat nasi goreng ini dimulai dari kebiasaan masyarakat Tionghoa yang tak menyukai makanan yang sudah dingin. Oleh karena itu, mereka pun mencoba untuk memasak kembali nasi yang telah dingin. Dan supaya lebih sedap, mereka menambahkan bumbu-bumbu saat memasaknya.Terlepas dari itu, nasi goreng memang sudah khas punya Indonesia.

Nasi goreng sendiri memang mempunyai banyak di Indonesia, seperti Nasi Goreng Jawa, Nasi Goreng Sosis, Nasi Goreng Ikan asin, Nasi goreng kambing, Nasi Goreng Seafood, Nasi Goreng Kunyit, Nasi Goreng Mawut dan nasi goreng spesial. Kenapa nasi goreng disukai? Selain rasanya yang enak, cara membuatnya juga mudah dan tidak terlalu sulit. Kebanyakan kalau di rumah, nasi goreng biasanya dibuat dari nasi sisa kemarin karena tekstur pada nasi berubah sedikit lebih pera dan tidak pulen.

Kamu sendiri suka gak sama nasi goreng?
Suka banget
Gak biasa aja
587 votes

Komentar (1)

Fresh