Cara Bertahan Hidup Dari Tsunami | OPINI.id
Cara Bertahan Hidup Dari Tsunami

Salah satu sebab bencana tsunami selalu memakan korban banyak, karena waktu untuk memprediksi bencana ini sangat sempit. Hal ini dikarenakan, tsunami biasanya terjadi setelah ada gempa yang melanda daerah tertentu, baik gempa yang berpusat di laut maupun di darat.

Untuk itu, penting bagi kita untuk mengetahui cara menyelamatkan diri atau bertahan hidup dari tsunami. Yuk simak beberapa tips berikut: 

1. Bila kamu berada di tengah lautan saat tsunami terjadi, arahkan perahu menjauhi pantai. Alasannya, semakin dekat dengan daratan, gelombang pun akan semakin tinggi.

2. Bila kamu berada di pantai saat tsunami terlihat, segera lari menjauhi laut menuju tempat yang lebih tinggi, misal: cari tiang atau pohon terdekat yang bisa dipanjat.

Dalam “Buku Saku Tanggap Tanggas Tangguh Menghadapi Bencana” yang dikeluarkan BNPB, orang yang tinggal di pesisir pantai diminta untuk segera berlari ke tempat tinggi setelah gempa besar terjadi.

Sedangkan American Red Cross menyebut, idealnya warga di pesisir harus berlari ke bukit atau tempat dengan ketinggian di atas 30 meter, sejauh 3 km dari pinggir laut. Golden time-nya adalah 10 sampai 30 menit setelah gempa adalah waktu yang sangat sempit untuk menyelamatkan diri tapi itu harus dilakukan untuk meminimalisir jumlah korban. 

3. Tetaplah di tempat saat gelombang pertama surut, karena gelombang tsunami selalu datang lebih dari satu kali. Gelombang berikutnya pun bisa jadi lebih besar dibanding sebelumnya.

4. Hindari sungai dan jembatan saat tsunami menerjang, karena aliran tsunami akan lebih deras dan kuat saat berada di sungai.

5. Saat evakuasi jangan menggunakan kendaraan khususnya mobil. Sebab, mobil akan sulit menembus kerumunan orang yang memadati jalan. Selain itu, jika kamu berada di dalam mobil saat tsunami menerjang, tekanan air yang sangat besar akan menyulitkan kamu membuka pintu, dan bila membuka jendela, air akan masuk dan menenggelamkan mobil. Belum lagi ada benda-benda lain yang terbawa arus, yang bisa menghancurkan mobil dari luar.

6. Tetaplah berada di atas air. Gunakan benda-benda yang mengapung seperti kasur, bantal, kayu, jeriken, ban bekas, batang pohon sebagai pelampung darurat.

7. Tinggalkan harta benda saat evakuasi. Sebab, membawa harta benda akan memperlambat dan mempersulit diri kamu sendiri.

Strategi dan cara bertahan hidup saat tsunami ini sangat perlu diketahui untuk meningkatkan keselamatan diri kita sendiri, anggota keluarga maupun orang-orang disekitar kita. 

Cara menyelamatkan diri dari bencana apa yang ingin kamu ketahui dan pelajari?
Banjir dan longsor
Gempa bumi
Kebakaran gedung dan di alam
Semuanya belum tahu
158 votes

Komentar

Fresh