Australia Dalang Pemberontakan di Papua? | OPINI.id
Australia Dalang Pemberontakan di Papua?

Sudah berapa kali kelompok kriminal bersenjata (KKB) bikin pemberontakan di Papua. Saat melakukan aksinya, mereka bukan lagi menggunakan senjata rakitan, tapi sudah pakai alat tempur yang cukup canggih dengan standar militer.

Menurut jubir Komisi Tinggi Hak Asasi PBB (OHCHR), Ravina Shamdasani. Akar masalah di Papua selama ini tidak dipahami dan ditangani dengan baik oleh pemerintah Indonesia.

Banyak keluhan yang tidak ditanggapi hingga orang banyak yang main hakim sendiri. Ya, sebelum tragedi penembakan ini terjadi. Polrestabes Surabaya sempat amankan 233 orang pendemo.

Mereka mengatasnamakan dirinya Aliansi Mahasiswa Papua (AMP). Aksi ini menuntut kemerdekaan Papua. Dalam aksi ini, ada satu orang warga negara Australia yang ikut diamankan.

Namun tidak diketahui secara pasti, apakah pada saat demonstrasi berlangsung pria bernama Harman Ronda Amy (35) ini ikut dalam aksi di lapangan atau tidak.

Intinya pihak kepolisian berhasil menangkap Harman dari dalam Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan No 10, Surabaya. Bicara soal Australia, sebenarnya bukan rahasia lagi.

Kalau negeri kangguru ini kerap terseret ketika isu Papua mengemuka. Saat Belanda mengakui kemerdekaan Indonesia pada tahun 1949, mereka tetap mempertahankan kekuasaan di Papua Barat.

Namun, Presiden Soekarno minta Papua, Irian sebutannya saat itu menjadi bagian Indonesia. Seperti dilansir Greenleft, awalnya nih Selandia Baru dan Australia mendukung Belanda untuk tetap bercokol di Papua.

Selandia Baru dan Australia melihat Papua sebagai kepentingan strategis untuk mempertahankan kolonialisme sebagai daerah penyangga potensi serangan dari arah Utara. Dengan kata lain mereka ingin Papua tetap menjadi sekutu Barat.

Kamu percaya gak kalau ada campur tangan Australia dibalik semua pemberontakan yang terjadi di Papua?
Pasti ulah Australia
Gak percaya
11 votes

Komentar

Fresh