Rumah Tahan Gempa Karya Anak Bangsa | OPINI.id

Udah pada tau belum kalau di Indonesia ada rumah yang bisa bongkar pasang sekaligus tahan terhadap goncangan gempa? Yuk kita kenalan aja sama RISHA. Eeit tapi jangan salting duluan, RISHA tuh bukan nama gadis cantik loh!, tapi Rumah Instan Sederhana Sehat hasil cipta karya anak Bangsa.

RISHA Karya Anak Bangsa

Risha atau Rumah Instan Sederhana Sehat adalah penemuan teknologi dari Puslitbang Perkim (Pusat Penelitian dan Pengembangan Perumahan dan Permukiman), Kementerian PUPR yang diciptakan sebagai bangunan tahan gempa. Pengembangan teknologi konstruksi Risha dirilis awal 2004 dan dipatenkan pada Maret 2004. Teknologi konstruksi hasil karya anak Bangsa ini diterapkan dengan menerapkan sistem bongkar pasang (knock down) yang terbagi dalam panel struktur, panel dinding, dan panel kusen. Dari segi bobot, strukturnya dibuat sangat ringan yakni hanya 50 kilogram. Meski secara prinsip, Risha dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan dan keinginan masyarakat.

Teruji Tahan Gempa

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan, Rumah Instan Sederhana Sehat atau Risha ini telah lolos uji mampu menahan getaran gempa hingga kekuatan 8 Skala Richter dan 8 Modified Mercalli Intensity (MMI).

Tak Butuh Semen dan Bata

Proses pembangunan kolom pondasi tidak membutuhkan semen dan bata, melainkan dengan menggabungkan panel-panel beton dengan baut. Maka pembangunan rumah ini dapat diselesaikan dengan waktu jauh lebih cepat. Tak hanya itu, teknologi ini juga diklaim mampu menekan anggaran pembangunan rumah hingga 40%. Sehingga secara bisnis tentunya sangat layak diterapkan di masyarakat.

Bisa Bongkar Pasang

Seperti halnya permainan anak-anak lego, yang bisa dibongkar pasang, maka sistem inilah yang diterapkan pada pembangunan RISHA. Kompenennya dibuat secara pabrikasi (rumah instan) dengan kostruksi penyusun rumah berdasarkan ukuran modular. Ternyata Risha juga dapat dikembangkan pada arah horizontal maupun vertikal (rumah 2 lantai). Untuk Risha model 2 lantai memiliki persyaratan tertentu yaitu: 1. Beban hidup untuk lantai dan rumah tinggal sederhana dengan beban 125 kg/m2 2. Konstruksi lantai (2) digunakan konstruksi balok loteng dan papan kayu atau multi block. Untuk rumah bertingkat sederhana, sudah dicoba dengan lantai keramik-beton. 3. Namun untuk lantai dari bahan beton bertulang, belum direkomendasikan.

Komponen RISHA

Untuk membangun satu modul RISHA ukuran 3 x 3 m, diperlukan: 24 panel struktural RISHA P1, 8 panel struktural RISHA P2, dan 8 panel penyambung P3 (simpul). P1 memiliki ukuran tebal 2,5 cm, lebar 30 cm, tinggi 120 cm yang dikelilingi frame ukuran 6 x 10 cm. P2 memiliki tebal 2,5 cm, lebar 20 cm, tinggi 120 cm yang dikelilingi frame ukuran 6 x 10 cm. P3 (simpul) memiliki ukuran tebal 2,5 cm, lebar 30 cm, tinggi 30 cm, dan dikelilingi frame ukuran 6 x 10 cm.

Fungsi Komponen RISHA

Simpul sebagai komponen penyambung pada sisi dan sudut ruang, sedangkan Panel Struktur P1 & P2 sebagai lengan struktur yang berfungsi sebagai sloof, kolom dan balok. Semua komponen RISHA dirakit dan dihubungkan dengan menggunakan sistem baut dan plat melalui lubang-lubang di setiap komponennya. Jenis baut yang digunakan adalah baut galvanis 14 mm. Sedangkan komponen-komponen yang tidak dapat duhubungkan langsung oleh baut, bisa menggunakan sistem kancing menggunakan plat baja galvanis dengan tebal minimal 3 mm.

Sistem Pengisi

Untuk Sistem pengisi dinding tidak berbeda dengan bangunan umumnya. Sistem struktur RISHA fleksibel sesuai kebutuhan dan selera pemilik. Bisa menggunakan dinding bata, partisi dari kayu, bambu atau multiplek, gipsum, kalsiboard atau bahan lainnya.

Keunggulan

RISHA merupakan Rumah layak huni dan terjangkau, dapat dibangun secara bertahap berdasarkan modul, dengan waktu yang diperlukan. Proses pembangunan setiap modul adalah 1 sampai 2 hari pengerjaan oleh tiga pekerja. Dikarenakan ukuran komponen mengacu pada ukuran modular maka komponennya memiliki sifat fleksibel dan efisien dalam konsumsi bahan bangunan. 1. Cepat 2. Murah 3. Ramah lingkungan 4. Tahan gempa 5. Movable (knock down) 6. Ringan 7. Dapat dimodifikasi sebagai bangunan kantor, puskesmas, rumah sakit, sekolah, dan lainnya 8. Dapat dibangun di berbagai jenis lahan. tentunya dengan pondasi menyesuaikan dengan kondisi lahan yang ada.

Pengembangan RISHA

Sistem struktur RISHA menggunakan sistem modul yang terbentuk dari rakitan komponen-komponennya. sehingga ruang-ruang yang terbentuk nantinya akan berdimensi sesuai keterbatasan modul komponen pembentuknya. Dengan kata lain, pilihan menggunakan Struktur RISHA harus ditentukan di awal, sebelum proses desain. Jika akan membuat rumah tipe 36 maka harus disesuaikan dengan sistem struktur RISHA dan dirancang dari awal dengan modul struktur pembentuknya.

Aplikasi Pembangunan RISHA

Aplikasi RISHA untuk rekonstruksi rumah-rumah yang hancur pasca bencana sudah banyak dilakukan di berbagai tempat seperti rekonstruksi rumah pasca gempa bumi dan tsunami di Aceh dan Nias tahun 2004, gempa bumi di Yogyakarta tahun 2006 dan bencana erupsi Gunung Sinabung tahun 2015. Saat ini Kementerian PURR juga akan membangun RISHA bagi korban terdampak gempa Lombok yang terjadi 5 Agustus 2018 lalu. Selain itu Kementerian PURR melalui peran salah satu BUMN Karya yang sudah menyatakan siap untuk membuka workshop bagi perusahan kecil menengah di Lombok guna membuat panel beton. Hingga kini Risha telah didirikan di lebih dari 60 wilayah di Indonesia dengan jumlah mencapai ratusan ribu unit dan diperuntukkan bagi warga menengah ke bawah. Selain itu, negara rawan bencana gempa seperti Pakistan, Hawaii, dan sejumlah negara di wilayah Pasifik juga telah secara serius memesan rumah rancangan Balitbang Puskim ini. Kita Patut Bangga!

Keunggulan dan Kekurangan

Keunggulan 1. Proses pembangunan setiap modul hanya butuh waktu 1-2 hari pengerjaan oleh tiga pekerja. 2. Murah 3. Ramah lingkungan 4. Tahan gempa 5. Movable (knock down) 6. Ringan 7. Dapat dimodifikasi sebagai bangunan kantor, puskesmas, rumah sakit, sekolah, dan lainnya 8. Dapat dibangun di berbagai jenis lahan. tentunya dengan pondasi menyesuaikan dengan kondisi lahan yang ada. Kekurangan: 1. Kurang fleksibel terhadap desain karena keterbatasan modul komponennya. 2. Terbatas sampai konstruksi rumah 2 lantai.

Desain RISHA ukuran 3x3 m

Desain RISHA dengan ukuran 3x3 meter (satu komponen modul) tidak membutuhkan biaya mahal.

Desain RISHA 2 lantai

Risha dapat dikembangkan menjadi rumah 2 lantai.

Sumber :

https://bit.ly/2K73nQE https://bit.ly/2NfTaUn https://bit.ly/2LoseAp https://bit.ly/2MrEe9o https://bit.ly/2Nd7a1m https://bit.ly/2LgY025 https://bit.ly/2w7MFwk https://bit.ly/2MS22Ty

Komentar

Fresh