Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Media
#sosial

Ketika Hoaks Dilawan Dengan Pembunuhan Karakter

artikel ini berbicara mengenai adanya gejala melawan hoaks dengan pembunuhan karakter

untung dwiharjo  |  
Lonjakan Kasus Covid-19 Naik Saat Libur Panjang. Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?

Indonesia darurat hoak? Pertanyaan ini muncul di beberapa pemberitaan ketika seorang nara sumber mengemukakan pendapat yang berbeda dari kebanyakan pendapat umum. Sebenarnya dalam alam demokrasi sesorang yang mengemukakan pendapat berbeda adalah hal yang wajar dan diperlukan, guna memperbanyak prespektif dalam melihat suatu persoalan dan menghindari adanya tafsir tunggal atas sebuah masalah. Hal demikian dimaksudkan agar terhindar dari hegemoni makna sehingga di masyarkat tidak terjadi kebenaran tunggal semata.

Belakangan ini gejala adanya orang mengemukakan pendapat berbeda dengan pendapat umum segera secara cepat-cepat dicap sebagai penyebar berita bohong (hoaks) tanpa ada proses dialog atau proses dialektika antara dua pihak yang berbeda. Bahkan dari salah satu pihak terburu-buru melaporkan ke pihak kepolisian, dimana oleh sebagian kalangan dianggap sebagai proses pembungkaman. Contah paling mutakhir adalah polemik dari penyataaan dr. Lois Owien tentang penyebab kematian pasien Covid-19 karena adanya interaksi obat yang kemudian berpolemik dengan pihak IDI dan seorang dokter yang juga seorang influencer. Menurut saya seharusnya langkah yang ditempuh oleh kedua pihak adalah seperti yang diusulkan oleh salah seorang ketua lembaga tinggi negara agar keduanya menyelesaikan dengan mengadakan debat terbuka di depan publik.

Baca Selengkapnya
Add comment
DITULIS OLEH
Mau menayangkan konten kami? Cek  
Panduan Republikasi
Recommendation