Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Media
#sosial

Pelarangan Dine In dan Pelaksanaan Take Away:Masalah yang Berarti

Karena ngiras atau dine in memiliki sensasi atau kenikmatan tersendiri yang tiada tara. “Luwih penak ngiras daripada bungkus”.

Samuel Agus  |  
Lonjakan Kasus Covid-19 Naik Saat Libur Panjang. Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat selanjutnya disebut PPKM tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali. Pada bagian ke 3 huruf D, memaksa kita untuk tidak makan di tempat alias ngiras (istilah jawa). Dan menghendaki kita untuk bungkus alias take away. Kebetulan wilayah saya juga terkena PPKM ini lur, karena zona merah. Alhasil saya ikut merasakan dampaknya, dilarang ngiras dan dikehendaki melakukan take away.

Bungkus atau take away adalah satu hal yang menjadi ketentuan dalam PPKM Jawa-Bali yang terus menerus diperpanjang, terakhir hingga tanggal 16 Agustus 2021 (Liputan6.com/ 10, Agustus 2021). Ada kemungkinan diperpanjang kembali, waduh. Sementara itu PPKM melarang ngiras atau dine in. Yang menjadi permasalahan pelarangan ngiras atau dine in dan pelaksanaan take away alias bungkus adalah ini lho, setidaknya bagi saya pencinta mie ayam yang menyukai ngiras atau dine in.

Baca Selengkapnya
Add comment
DITULIS OLEH
Mau menayangkan konten kami? Cek  
Panduan Republikasi
Recommendation