Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Media
#sosial

Berbikini Dipidana Penjara Makin Sesak

Ditangkapnya Dinar Candy terkait aksinya berbikini di jalan raya akan berdampak kurang baik

Rahmad Ihza Mahendra  |  
Lonjakan Kasus Covid-19 Naik Saat Libur Panjang. Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?

Indonesia merupakan negara yang dikenal dengan budaya khasnya, terutama dalam hal berpakaian. Akhir-akhir ini ramai dibicarakan terkit penangkapan Dinar Candy yang merupakan seorang DJ dan selebgram yang biasa berpakaian terbuka dan cenderung vulgar, ia ditangkap karena aksinya berbikini di jalan raya dimasa PPKM, ia mengaku melakukan hal tersebut karena stress akibat pemberlakuan PPKM yang terus diperpanjang pemerintah. Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan resmi menetapkan Dinar Miswari alias Dinar Candy menjadi tersangka atas kasus dugaan tindak pidana pornografi. Ia dikenakan pasal Undang-Undang Pornografi setelah pihak penyidik melakukan pemeriksaan serta pengumpulan beberapa alat bukti. Jika melihat aksinya tersebut, pantaskah sebenarnya dinar candy dipidana?

Jika melihat dalam UU Pornografi yang dilarang UU Pornografi adalah memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan, atau menyediakan pornografi memuat ketelanjangan atau tampilan yang mengesankan ketelanjangan. Dalam penjelasan Pasal 4 ayat (1) huruf d UU Pornografi, yang dimaksud dengan “mengesankan ketelanjangan” adalah suatu kondisi seseorang yang menggunakan penutup tubuh, tetapi masih menampakkan alat kelamin secara eksplisit. Definisi ketelanjangan tersebut harus secara eksplisit menunjukkan alat kelamin. Dalam hal ini jika dilihat dari kronologis dinar candy tidak sama sekali menunjukkan alat kelamin secara eksplisit.

Baca Selengkapnya
Add comment
DITULIS OLEH
Mau menayangkan konten kami? Cek  
Panduan Republikasi
Recommendation