Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Media
#sosial

Konsumsi Kopi Demi Isi Atau Gengsi?

Setelah maraknya kedai kopi bertebaran dimana-mana, apa mungkin nilai segelas kopi bisa menjadi penentu strata sosial seseorang?

Izef Puspadani Damanik  |  
Lonjakan Kasus Covid-19 Naik Saat Libur Panjang. Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?

Kopi sebagai salah satu komoditas utama dari aspek perkebunan di Indonesia, sudah menemukan tempat yang spesial di hati para millenials. Bagaimana tidak? Industri kedai kopi (café), mulai dari yang paling sederhana sampai yang paling elite, kini membludak dimana-mana. Tentu saja hal ini berkorelasi positif dengan adanya kreativitas para millenials, khususnya mereka yang bergerak di bidang industri sajian kopi. Para industrialis berdarah millenial ini mulai beradu inovasi dengan olahan kopi yang semakin beraneka ragam namanya. Salah satu tujuannya, mungkin tidak jauh dari kata profit. Dan tentu saja hal ini tidak salah. Sederhananya, siapa sih yang berusaha untuk gagal? Jika beralih ke idealisme, mungkin gagasan seperti "memberikan penawaran akan cita rasa baru bagi para penikmat atau peminum kopi" adalah salah satu dari sekian banyak jawaban yang paling sering dikumandangkan di industri sajian kopi.

Kendati demikian, popularitas secangkir kopi tidak berhenti hanya di kalangan industrialis. Disisi peminum atau penikmat kopi, posting-an tentang kopi, mungkin, salah satu unggahan yang paling sering ditemukan di berbagai platform media sosial. Dalgona misalnya. Unggahan tentang cara membuat kopi olahan di rumah ini, berhasil menginspirasi mereka yang gemar mencoba, terutama di kalangan pelaku wfh (work from home) atau sfh (study from home). Tentu saja hal ini makin mendongkrak value dari kopi itu sendiri. Malah, jepretan segelas kopi yang ciamik dan menyerempet indie ini mulai banyak menghiasi timeline atau feed media sosial kita. Tapi, apa betul unggahan tersebut hanya sekadar "pemanis" atau "konsep marketing" di media sosial kita? Atau mungkin ada maksud lain? Seperti menjadi penentu akan status sosial seseorang misalnya?

Baca Selengkapnya
Add comment
DITULIS OLEH
Mau menayangkan konten kami? Cek  
Panduan Republikasi
Recommendation