Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Media
#sosial

Ketika Atlet Perempuan Dijadikan Obyek Seksual dalam Berita

Seksisme, prasangka yang didasarkan pada gender, kian merajalela. Situs berita daring tak luput darinya...

Fransiska Eka  |  
Lonjakan Kasus Covid-19 Naik Saat Libur Panjang. Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?

Ketika sedang mengulang siklus harian yang saya namai "scrolling tanpa akhir di sosmed" sebagai bagian dari program work from home, saya menemukan sebuah protes yang dibagikan di laman Indonesia Feminis. Bentuk protesnya sederhana. Ada kolase enam tangkapan layar judul berita yang muatannya tentang para atlet perempuan. Terlihat wajar. Celakanya, sesungguhnya judul-judul berita itu tidak wajar.

Para atlet perempuan disoroti kemolekan tubuh dan kecantikan wajahnya, dan dengan bahasa yang provokatif, pembaca diarahkan untuk menjadikan sosok-sosok di dalam berita sebagai (hanya) tubuh manusia yang memuaskan hasrat akan keindahan, terlepas dari ke-atletannya yang harusnya berkarib dengan prestasi. Bahasa provokatif yang digunakan pun "lucu" kalau tak mau dibilang "konyol".

Baca Selengkapnya
Add comment
DITULIS OLEH
Mau menayangkan konten kami? Cek  
Panduan Republikasi
Recommendation