Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Media
#sosial

Haruskah Anak Kecil diberikan Ponsel?

Seorang anak kecil langsung dikasih HP oleh orang tuanya? Apakah memberikan dampak positif? Atau sebaliknya?

Sifaul Mubarok  |  
Lonjakan Kasus Covid-19 Naik Saat Libur Panjang. Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?

Masa sekarang ini adalah masa dimana teknologi sudah berkembang pesat. Kehadiran teknologi sangat membantu bagi kebutuhan manusia, contoh yang paling umum adalah handphone atau yang biasa dikenal dengan sebutan HP. HP saat ini sudah mendukung multi-tasking. Ini adalah hasil perkembangan dari telepon, yang dari awal kemunculannya hanya berupa telepon genggam dan hanya digunakan untuk komunikasi jarak jauh hingga sekarang sudah berupa telepon berlayar dan bahkan touch screen serta kegunaannya sudah bukan hanya sebagai alat komunikasi, tapi juga sebagai alat hiburan, perangkat untuk menonton film, keperluan bisnis, dan lain-lain. HP sangat dipercaya dapat membantu menyelesaikan banyak kebutuhan manusia.

Saat ini, hampir semua orang di Indonesia memiliki HP pribadi, bahkan anak kecil pun sudah dikasih HP, walaupun terkadang ada anak kecil yang masih meminjam HP orang tuanya karena tingkat ekonomi keluarganya rendah. Sekilas, memberikan HP kepada anak kecil yang bahkan belum cukup dewasa adalah hal yang bagus karena bersifat memperkenalkan teknologi kepada anaknya. Namun, hal baiknya hanya sebatas itu saja. Jika memperhitungkan dampak buruknya, ada banyak dampak buruk yang terjadi bila kebiasaan ini terus berlarut. Dampak buruknya antara lain kurangnya bersosialisasi dengan sekitar, mudah kecanduan gadget, dan beresiko menurunkan kecerdasan otak anak. Bagaimana bisa dampak buruknya bisa sampai seburuk itu? Hal ini bisa terjadi karena HP bisa digunakan dimanapun dan kapanpun, bisa jadi anak kecil yang kecanduan HP akan selalu menggunakan HP selama seharian penuh. Ini adalah hal yang perlu diwaspadai karena akhir-akhir ini banyak sekali anak kecil yang terlalu sering menggunakan waktu mereka untuk HP yang mereka pegang.

Baca Selengkapnya
Add comment
DITULIS OLEH
Mau menayangkan konten kami? Cek  
Panduan Republikasi
Recommendation