Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Media
#sosial

Suka K Pop Drakor? Boleh Saja asal Jangan Kecanduan

Budaya Negeri Ginseng tengah digandrungi oleh para kaum hawa khususnya para remaja yang menyukai segala hal berbau Korea

Muhamad Iqbal Al Hilal  |  
Lonjakan Kasus Covid-19 Naik Saat Libur Panjang. Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?

Budaya Hallyu Wave atau yang lebih dikenal sebagai gelombang budaya Korea Selatan sudah sejak awal abad milenium masuk ke Indonesia gelombang yang diawali dengan penayangan Drama Korea genre Saeguk atau Kerajaan dan Romansa mulai hadir di layar kaca Indosiar dan ANTV kala itu, yang sukses menyita perhatian dengan cerita yang ringan namun tidak murahan dan dikemas dengan apik dan kemampuan mumpuni para aktor dan aktrisnya sebut saja Drama Korea Jewel In The Palace, Full House, dan Winter Sonata yang digandrungi oleh Masyarakat Indonesia khususnya para kaum hawa dan emak- emak saat itu.

Sementara KPop Sendiri sudah masuk di Indonesia di mulai oleh JTL ( Jang Woo Hyuk, Tony Ahn, dan Lee Jae Woon) yang sukses dengan Single My Lecon pada tahun 2001 bersama Bada S.E.S mereka merupakan idol besutan generasi pertama Agensi Big 3 SM. Entertainment. Selanjutnya Gelombang KPop semakin marak digandrungi sebut saja Big bang, Super Junior, Girls Generation, T- ARA, 2PM, Sistar, Wonder Girls, Beast, Boyfriend dan lain sebagainya mulai digandrungi dan Fanbasenya pun mulai dibentuk di Indonesia. Popularitas KPop memang sempat agak padam di Indonesia apalagi plagiarisme para Boyband dan Girlband Indonesia kala itu seakan membuat pihak agensi agensi KPop enggan membawa artisnya ke Indonesia.

Baca Selengkapnya
Add comment
DITULIS OLEH
Mau menayangkan konten kami? Cek  
Panduan Republikasi
Recommendation