Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Media
#sosial

Bahaya Pornografi Pada Anak Terkait Dengan Literasi Digital

Seiring perkembangan zaman konten-kenten negatif di media sosial dapat dilihat dan dikonsumsi oleh semua orang termasuk anak-anak

Ahmad Indra  |  
Lonjakan Kasus Covid-19 Naik Saat Libur Panjang. Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?

Di era digital seperti saat ini, pornografi, kekerasan dan kejahatan seksual mudah untuk kita konsumsi di berbagai media sosial. Tentu ini sangat berbahaya bagi anak dibawah umur, karena mereka mudah terpengaruh dan minim akan pengetahuan. Menurut Undang-Undang No 40 Tahun 2008, pornografi adalah gambar, sketsa, ilustrasi, foto, tulisan, suara, bunyi, gambar bergerak, animasi, kartun, percakapan, gerak tubuh, atau bentuk pesan lainnya melalui berbagai bentuk media komuikasi dan/ atau pertunjukan dimuka umum, yang memuat kecabulan atau eksploitasi seksual yang melanggar norma kesusilaan dalam masyarakat. Di media sosial penyebaran vidio porno begitu cepat dan bebas untuk ditampilkan.

Jika anak minim pengawasan dari orang tua, maka anak dapat dengan mudah melihat vidio-vidio porno tersebut di media sosial. Menurut Skiner tahun 2005 dalam artikel RSUP Dr. Sardjito yang berjudul “Dampak Pornografi Bagi Kesehatan pada Remaja, Apakah Bahaya?”, menyebutkan tingkat kecanduan pornografi dibagi menjadi 7, yaitu :

Baca Selengkapnya
Add comment
DITULIS OLEH
Mau menayangkan konten kami? Cek  
Panduan Republikasi
Recommendation