Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Media
#sosial

Catat! Ini Daftar 5 Nomor Telepon Pengaduan Debt Collector Nakal

Pernah lihat atau bahkan alami perlakuan debt collector yang merampas secara paksa? Ketahui daftar 5 nomor telepon pengaduan debt collector nakal dalam tulisan ini.

Edo Juvano  |  

Debt collector sering bikin resah masyarakat yang beli motor secara kredit. Tak jarang pula ada komplotan debt collector yang kerap merampas motor di jalan dengan cara-cara yang kasar. Perlakuan itu jelas melanggar hukum. Oleh karenanya, tulisan ini akan memberi tahu daftar 5 nomor telepon pengaduan debt collector nakal.

Photo by Sharon McCutcheon on Unsplash
Photo by Sharon McCutcheon on Unsplash

Sejumlah masyarakat pasti pernah mengalami atau melihat kejadian pahit saat kendaraan kredit diambil paksa secara sepihak di jalan oleh debt collector. Dalam menjalankan aksinya, bahkan mereka sering menghampiri rumah customer yang dianggap menunggak cicilan dengan berbagai ancaman dan tindak kekerasan. Cara-cara yang nekat bahkan sampai memakan korban jiwa seperti ini benar-benar sudah kelewat batas.

Anehnya, kejadian ini seolah terjadi berulang kali, tanpa adanya tindakan tegas dan paying hukum yang kuat untuk menjerat perlakuan ini. Dalam beberapa kasus bahkan ada debt collector yang main ambil paksa kendaraan yang jelas-jelas tunggakannya sudah lunas.

Membayar tagihan adalah hal yang wajib dilakukan bagi yang memiliki utang. Namun, jika debt collector selaku penagih berperilaku sewenang-wenang bahkan sampai menggunakan kekerasan, seseorang berhak membela diri dengan cara melaporkannya ke nomor-nomor berikut.

Telepon ke: 021-131

Nomor tersebut merupakan contact center BICARA milik Bank Indonesia (BI).

Sebagai otoritas moneter dan lembaga tertinggi keuangan, BI wajib memberikan perlindungan terhadap konsumen dalam hal pembayaran berupa penarikan dana, transfer dana, kegiatan alat pembayaran menggunakan kartu ATM/debet/kartu kredit, uang elektronik, dan lainnya.

Selain melalui nomor telepon tersebut, pengaduan ke BI dapat disampaikan melalui:

  • Email: bicara@bi.go.id
  • Form pengaduan online: www.bi.go.id/perlindungan-konsumen/form
  • Surat: Dikirim ke Gedung Tipikal, Lantai 1 DUPK BI.
  • Datang langsung ke Gedung B lantai 1, Komplek Perkantoran BI, Jl. M.H. Thamrin No. 2, Gambir, Jakarta Pusat.

Telepon ke: 157

Pengaduan debt collector nakal juga bisa lewat Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Lembaga ini merupakan otoritas pengawas industri jasa keuangan yang wajib melindungi kepentingan konsumen atau masyarakat. Keberadaan OJK resmi diketahui oleh pemerintah.

Panggilan telepon tersedia setiap Senin-Jumat pukul 08.00-17.00 WIB, kecuali hari libur.

Selain panggilan telepon, aduan juga bisa diberikan melalui surat yang ditujukan kepada Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, dengan alamat:

Menara Radius Prawiro, Lantai 2 Komplek Perkantoran BI, Jl. MH. Thamrin No. 2, Jakarta Pusat 10350.

Aduan juga bisa dikirim secara online melalui dua cara. Cara yang pertama, melalui email ke alamat: konsumen@ojk.go.id. Cara kedua, mengisi form pengaduan online yang bisa diakses melalui link: http://konsumen.ojk.go.id/FormPengaduan.

Telepon ke : 021-7981858 atau 7971378

Nomor tersebut merupakan kontak Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). Lembaga ini menerima pengaduan konsumen, termasuk pengguna layanan jasa keuangan. Biasanya, aduan yang ditampung YLKI akan diteruskan kembali kepada OJK maupun BI untuk segera ditindaklanjuti.

Bagi masyarakat yang ingin mengajukan pengaduan secara langsung, bisa datang ke alamat Jl. Pancoran Barat VII/1, Durentiga, Jakarta Selatan 12760.

Photo by bady abbas on Unsplash
Photo by bady abbas on Unsplash

Telepon ke: 021-3929840

Masyarakat yang diganggu oleh debt collector nakal bisa menghubungi nomor kontak Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI). Nantinya, konsumen akan memiliki perlindungan berupa kekuatan hukum sebagaimana haknya dalam Undang-Undang Konsumen yang berlaku.

Kantor LBH tersebar di beberapa wilayah di Indonesia, seperti LBH Jakarta, LBH Banda Aceh, LBH Padang, LBH Bandung, LBH Yogyakarta, LBH Denpasar, hingga LBH Papua. Masyarakat bisa datang langsung ke kantor LBH sesuai domisili dan melaporkan aduan.

Kantor pusat YLBHI sendiri berada di Jl. Diponegoro No. 74, Menteng, Jakarta Pusat 10320.

Bagi yang ingin melakukan pengaduan secara online, bisa mengirimnya ke alamat email info@ylbhi.or.id.

Telepon ke: 110

Nomor telepon ini adalah kontak layanan kantor Polisi pusat. Namun sebaiknya masyarakat juga menyimpan nomor kantor Polisi terdekat sesuai dengan domisili masing-masing agar petugas bisa dengan cepat menuju TKP.

Photo by bady abbas on Unsplash
Photo by bady abbas on Unsplash

Selain menghubungi kelima nomor telepon di atas, alangkah baiknya jika pada saat kejadian Anda menggiring debt collector ke tempat ramai atau dekat kantor Polisi terdekat, kantongi kunci kendaraan, kemudian titipkan ke petugas yang tengah berjaga pada saat itu.

Akan tetapi sebelum jauh berurusan dengan debt collector, kita sebagai debitur atau pemilik kendaraan harus benar-benar menyadari membayar sesuai ketentuan merupakan suatu kewajiban.

Maka dari itu, perlu diingat jika belum mampu membeli kendaraan, sebaiknya tidak memaksakan diri agar tidak terjadi penunggakan di tengah jalan. Kemampuan membayar utang bisa dihitung dari pemasukan keuangan Anda yang setidaknya 3x lipat lebih besar dari biaya yang harus dibayarkan setiap bulan ke pihak leasing nantinya.

Memiliki utang memang tidak enak, namun jika benar-benar terpaksa, coba pikirkan lagi dengan matang agar kerugian tidak berlipat dan kendaraan atau benda lain yang dikredit bisa jadi milik Anda tanpa diambil di tengah masa cicilan.

Add comment
Mau menayangkan konten kami? Cek  
Panduan Republikasi
Recommendation