Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Media
#sosial

Zonasi Menghapus Sekolah RSBI atau Kompetisi?

Mengulas sistem zonasi dari tujuan, langkah yang dilakukan, dan segala keambiguannya.

Anung Anung  |  
Lonjakan Kasus Covid-19 Naik Saat Libur Panjang. Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?

Tahun pembelajaran 2021/ 2022 dimulai dengan perekrutan peserta didik yang tidak jauh berbeda dari sebelumnya, zonasi. Perbedaannya adalah perihal kuota. Jika sebelumnya, kuota jalur zonasi minimal 80 persen, pada PPDB 2021, kuota zonasi menjadi 50 persen. Selain jalur zonasi minimal 50 persen, ada pula jalur afirmasi minimal 15 persen, perpindahan orang tua/ wali maksimal 5 persen, dan jalur prestasi jika ada sisa kuota maksimal 30 persen. Detailnya adalah (1) jalur zonasi memprioritaskan jarak terdekat dengan sekolah yang dituju dengan beberapa aturan yang dipersyaratkan tentunya, (2) jalur afirmasi untuk keluarga penerima bantuan pemerintah, disabilitas, dan anak tenaga kesehatan, (3) jalur prestasi dengan menggunakan nilai rapor atau prestasi akademik/ nonakademik.

Melihat adanya beberapa koreksi dari tahun ke tahun merupakan tanda bahwa sistem zonasi terus menuju perbaikan. Namun, apakah sebenarnya sistem ini adalah jalan awal menuju perubahan yang mencerahkan bagi pendidikan Indonesia?

Baca Selengkapnya
Add comment
DITULIS OLEH
Mau menayangkan konten kami? Cek  
Panduan Republikasi
Recommendation