Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Media
#sosial

Ade Armando Dirikan Civil Society Watch. Apa Efeknya?

Relevansi Civil Society Watch, Indeks Demokrasi, dan Kondisi Gerakan Sipil Pro Demokrasi di Indonesia

Bethriq Kindy Arrazy  |  
Lonjakan Kasus Covid-19 Naik Saat Libur Panjang. Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?

Dunia gerakan masyarakat sipil (civil society) yang selama ini sering diasosiasikan sebagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam sepekan terakhir ini dikejutkan dengan kemunculan Civil Society Watch (CSW). Meski usianya baru menginjak dua bulanan, namun 6 Juni lalu, pendiri CSW, Ade Armando mengumumkannya di beberapa akun media sosialnya dengan caption bertuliskan, “Kami adalah Civil Society Watch. Kami berdiri untuk membantu menjaga agar kelompok-kelompok LSM, NGO, media massa, ormas tetap menjadi kekuatan yang sehat dalam demokrasi.”

Kabar tersebut menuai beragam komentar, baik yang bernada positif maupun negatif. Kritik yang bermunculan adalah CSW merupakan wajah baru Pam Swakarsa. Pam Swakarsa merupakan akronim dari Pasukan Pengamanan Masyarakat Swakarsa yang sempat populer di penghujung akhir tahun 1990-an. Pam Swakarsa sempat dioperasionalkan untuk mereduksi gerakan sipil dan gerakan mahasiswa dengan sejumlah aktivitas pengintaian dan pengawasan.

Baca Selengkapnya
Add comment
DITULIS OLEH
Mau menayangkan konten kami? Cek  
Panduan Republikasi
Recommendation