Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Media
#sosial

PNS Diminta Dengar Indonesia Raya, Baca Pancasila & Upacara Tiap Minggu

Pegawai Negeri Sipil (PNS) rencananya akan memiliki agenda bertema “Cinta Tanah Air” yang rutin dilaksanakan tiap pekan. Dari angka 1 sampai 10, seberapa penting kira-kira kegiatan ini?

Edo Juvano  |  

Pegawai Negeri Sipil (PNS) rencananya akan memiliki agenda bertema “Cinta Tanah Air” yang rutin dilaksanakan tiap pekan. Imbauan ini disampaikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo dan diharapkan mulai berlaku per tanggal 1 Juli 2021.

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima pada Rabu (16/6), berikut rincian agenda rutinnya:

PNS diimbau untuk:
  • Melaksanakan apel setiap Senin pagi.
  • Memperdengarkan lagu Indonesia Raya setiap Selasa dan Kamis pukul 10.00 WIB.
  • Membacakan naskah Pancasila setiap Rabu dan Jumat pukul 10.00 WIB.

Menpan RB Tjahjo memiliki alasan tersendiri mengapa kegiatan ini harus dilakukan PNS.

“Kegiatan ini dilakukan PNS untuk memelihara dan memperkuat rasa kebangsaan dan cinta tanah air. Sebagai pengabdian terhadap negara dan rakyat Indonesia serta ketaatan terhadap ideologi Pancasila dan UUD 1945 bagi ASN di lingkungan instansi pemerintah,” kata Tjahjo.

Bisa dinyanyiin nih. Senin Selasa, Rabu Kamiiissss, Jumat kami PNS makin Cinta Tanah Air....

Diikuti Pula oleh Pejabat dan Pegawai Lainnya

Pandemi tidak menyurutkan semangat dan rasa kecintaan terhadap tanah air yang ditunjukkan dengan aksi nyata, yakni upacara bendera. Meski demikian, kegiatan ini dilaksanakan dengan memperhatikan jumlah peserta, jarak aman, dan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19.

Kegiatan apel untuk PNS bisa dilaksanakan baik secara langsung maupun online tiap Senin pagi. Apel juga diikuti oleh seluruh pejabat dan pegawai lainnya yang bekerja dari kantor dan dari rumah.

Sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemprov DKI Jakarta berjalan memasuki ruang dinasnya saat hari pertama masuk kerja usai libur lebaran di Balai Kota, Jakarta, Senin (17/5/2021). PNS kembali berdinas pada hari pertama usai libur dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.
Sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemprov DKI Jakarta berjalan memasuki ruang dinasnya saat hari pertama masuk kerja usai libur lebaran di Balai Kota, Jakarta, Senin (17/5/2021). PNS kembali berdinas pada hari pertama usai libur dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.

Sementara itu, kegiatan memperdengarkan lagu Indonesia Raya dan pembacaan naskah Pancasila diikuti oleh seluruh pejabat dan pegawai yang bekerja dari kantor.

Pada saat kegiatan ini berlangsung, seluruhnya harus berdiri tegak dengan sikap sempurna di ruang kerja masing-masing sesuai dengan ketentuan UU No. 24/2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan.

“Kegiatan ini dilakukan dengan tidak mengganggu jalannya pemerintahan ataupun mengurangi kualitas dan kelancaran pelayanan kepada masyarakat,” tulis imbauan tersebut.

Gaji Naik, Benahi Saja Performa Kerjanya

Rangkaian kegiatan yang akan dilakukan PNS setiap hari ini mengingatkan saya saat masih duduk di bangku sekolah dasar. Bagi yang merasakan sekolah negeri, pasti pengalaman kalian mirip dengan saya: Upacara bendera tiap Senin pagi, diikuti dengan menyanyikan lagu kebangsaan serta pembacaan naskah Pancasila.

Bupati Bone Bolango, Hamim Pou memberikan sambutan pada upacara pembukaan proses belajar tatap muka di Sekolah Dasar (SD) Negeri 3 Bulango Timur, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Senin (24/5/2021). Pemerintah daerah setempat mulai membuka sekolah tatap muka terbatas dengan membagi jumlah siswa yang hadir dan menerakan protokol kesehatan secara ketat. ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin/hp.
Bupati Bone Bolango, Hamim Pou memberikan sambutan pada upacara pembukaan proses belajar tatap muka di Sekolah Dasar (SD) Negeri 3 Bulango Timur, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Senin (24/5/2021). Pemerintah daerah setempat mulai membuka sekolah tatap muka terbatas dengan membagi jumlah siswa yang hadir dan menerakan protokol kesehatan secara ketat. ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin/hp.

Setiap kegiatan yang rutin dilakukan pasti suatu saat akan terasa membosankan. Ketika sudah demikian, pesan dalam kegiatan tersebut akan sukar meresap ke dalam jiwa masing-masing individu. Gak heran ketika sudah dewasa, banyak di antara mereka yang tidak bisa menjawab saat dites pertanyaan tentang Pancasila atau sekadar menyanyikan satu bait lirik dalam lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Namun, rasanya bukan Indonesia kalau tidak ada kegiatan yang bersifat seremonial. Setidaknya, agenda ini menambah daftar rutinitas PNS selain main game Zuma.

Game Zuma, yang identik dengan PNS. Foto: flickr.
Game Zuma, yang identik dengan PNS. Foto: flickr.

Di sisi lain, tak bisa dipungkiri juga mungkin saja tujuan awal dari serangkaian kegiatan tersebut adalah perlawanan atas radikalisme sekaligus memupuk loyalitas kepada negara.

Jika benar demikian, seharusnya kenaikan gaji dan semua privilege yang didapatkan oleh PNS—termasuk work from Bali—bisa sedikit banyak membantu. Masa sih, sudah dikasih fasilitas segitu banyaknya masih gak loyal juga sama negara? Apa itu namanya kalau bukan kufur nikmat?

Lagi pula, cinta tanah air kan memang sudah jadi kewajiban. Rasa ini mutlak harus dimiliki setiap warga negara Indonesia, mengalir dalam tubuh bersama merah darah dan putih tulang.

Jadi, serangkaian acara yang makan waktu seminggu penuh itu bisa dialokasikan buat rasa cinta yang lain, contohnya cinta keluarga, diri sendiri, lingkungan, produk Indonesia, sesama manusia, hewan, tumbuhan, alam semesta, apa lagi ya… banyak, deh.

Add comment
Mau menayangkan konten kami? Cek  
Panduan Republikasi
Recommendation