Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Media
#sosial

Mengulik Karya dari Balik Jeruji Nusakambangan

Nusakambangan orang mengenal kata tersebut dengan stigma negatif yang mengikuti didalamnya, padahal begitu banyak karya dibaliknya

Alvin Dianuddin Pratama  |  
Lonjakan Kasus Covid-19 Naik Saat Libur Panjang. Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?

Nusakambangan, siapa yang tidak mengenal pulau bersejarah dengan kearifan lokal yang sangat dijunjung tinggi, pulau yang berada pada tepi selatan Kabupaten Cilacap dikenal luas oleh masyarakat Indonesia sebagai pulau penjara, tidak heran ketika masyarakat memberikan julukan seperti itu, karena sejatinya terdapat 8 (delapan) Lembaga Pemasyarakatan dan 1 (satu) Balai Pemasyarakatan. Masyarakat luas memandang Pulau Nusakambangan dengan pandangan negatif, tidak memungkiri ketika masyarakat beranggapan demikian, karena narapidana-narapidana yang berada di Wilayah Pulau Nusakambangan memiliki resiko tinggi terhadap keamanan masyarakat luas, tetapi berbeda hal dengan kami para Petugas Pemasyarakatan yang sehari-hari bekerja, membina, dan memberikan ketrampilan bagi para Warga Binaan Pemasyarakatan di Nusakambangan.

Kreativitas, keterampilan, dan karya adalah hak yang dimiliki oleh Warga Binaan Pemasyarakatan untuk bekal mereka mengabdikan diri kepada bangsa dan negara ketika bebas dari masa pidana. Hal ini selaras dengan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan, bahwa setiap narapidana berhak mendapatkan pendidikan dan pengajaran. Petugas Pemasyarakatan di Nusakambangan berjuang keras untuk memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan, seperti yang dilakukan oleh para petugas di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Permisan.

Baca Selengkapnya
Add comment
DITULIS OLEH
Mau menayangkan konten kami? Cek  
Panduan Republikasi
Recommendation