Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Media
#sosial

Viral Kereta Khusus Sepeda, Benarkah Akan Hadir di Indonesia?

Lini masa Twitter tengah dihebohkan oleh cuitan kereta khusus sepeda yang rumornya akan segera hadir di Indonesia.

Edo Juvano  |  

Lini masa Twitter tengah dihebohkan oleh cuitan kereta khusus sepeda yang rumornya akan segera hadir di Indonesia. Di negara-negara Eropa seperti Denmark dan Belanda kereta sejenis ini memang sudah ada dan beroperasi sejak lama. Lantas, mungkinkah benar akan segera ada di Indonesia?

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) bersepeda saat berangkat kerja menuju kantornya di Jakarta, Kamis (3/6/2021). Pada kegiatan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) bersepeda saat berangkat kerja menuju kantornya di Jakarta, Kamis (3/6/2021). Pada kegiatan "Bike to Work" dalam rangka memeringati Hari Sepeda Sedunia tersebut Anies mengatakan akan segera membahas regulasi mengenai penggunaan sepeda di Jakarta. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/foc.

Cuitan itu diunggah oleh seorang pengguna Twitter dengan username @adriansyahyasin. Dirinya membandingkan foto-foto pesepeda di luar negeri dengan pesepeda yang ada di Indonesia. Tak ayal, cuitan ini mengundang berbagai reaksi dari netizen.

“Kereta untuk sepeda di Denmark, Belanda, dan akhirnya Indonesia,” begitu bunyi cuitan pengguna Twitter yang memiliki nama Adriansyah Yasin Sulaeman itu.

Cuitan tersebut juga dilengkapi dengan foto fasilitas kereta khusus sepeda di Denmark, Belanda, serta Indonesia yang tampak bersih dan ramah pesepeda.

“Bagi yang penasaran layanan KA apa saja yang memiliki layanan bike on board, sebetulnya kini sudah tersedia fasilitas tersebut di beberapa KA Antarkota di Jawa. Pesannya mudah, beli tiket KA via KAI Access bisa kita langsung pilih opsi bagasi sepeda Smiling face @KAI121 @keretaapikita,” kata Adriansyah menambahkan.

Menurut keterangannya, pesepeda bisa membawa sepeda ke dalam kereta api dengan mengeluarkan kocek sebesar Rp350 ribu melalui aplikasi resmi PT KAI.

Kereta Ramah Sepeda Sudah Ada Sejak Lama

Meski demikian, ternyata layanan kereta untuk para pesepeda bukanlah hal yang baru di Indonesia. PT KAI telah membolehkan pesepeda membawa sepeda mereka sendiri ke dalam gerbong kereta sejak 2019 lalu.

“KAI memahami kebutuhan sekaligus menjamin kenyamanan perjalanan para pengguna jasanya sehingga ditetapkan aturan tentang bagasi tersebut,” kata VP Public Relations PT Kereta Api Indonesia (KAI), Agus Komarudin dalam keterangan tertulis.

HALAMAN SELANJUTNYA next page
Keterangan Agus saat itu....

Keterangan Agus saat itu menjelaskan bahwa KAI memperbolehkan setiap penumpang membawa muatan bagasi sampai berat maksimum 20 kg dengan volume maksimum 100 dm3 (dimensi maksimal 70x48x30 cm) dan sebanyak-banyaknya terdiri dari empat koli (item bagasi). Muatan bagasi tersebut tidak dikenakan biaya.

Jika saat boarding di stasiun penumpang diketahui membawa bagasi yang melebihi ketentuan tersebut, maka dikenakan biaya sebesar Rp 10 ribu per kg untuk kelas eksekutif, Rp 6.000 per kg untuk kelas bisnis, dan Rp 2.000 per kg untuk kelas ekonomi. Sementara untuk barang yang lebih besar dari 200 dm3 (dengan dimensi maksimal 70x48x60 cm) tidak diperbolehkan dibawa ke kabin penumpang.

Pesepeda melintas di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu (6/6/2021). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana menambah jalur sepeda sepanjang 101 kilometer di Jakarta pada tahun 2021 yang bertujuan untuk memfasilitasi warga agar dapat bersepeda secara aman. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc.
Pesepeda melintas di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu (6/6/2021). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana menambah jalur sepeda sepanjang 101 kilometer di Jakarta pada tahun 2021 yang bertujuan untuk memfasilitasi warga agar dapat bersepeda secara aman. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc.

Adapun sepeda yang diperbolehkan masuk ke dalam gerbong hanya sepeda lipat dengan ketentuan berat maksimal 20 kg dan ukuran roda maksimal 22 inci.

Sepeda lipat yang dibawa harus disimpan di dalam kereta penumpang. Penumpang tidak diperkenankan menyimpannya di dalam kereta makan atau di sambungan antar kereta.

Teknis Penyimpanan Sepeda Dalam Kereta

Adapun terkait teknis penyimpanannya, sepeda lipat harus dalam keadaan terlipat dan dimasukkan ke dalam bagasi atau ruang kosong sekitar kursi masing-masing penumpang. Namun yang perlu diperhatikan, penyimpanan tersebut agar diatur sedemikian rupa sehingga tidak berpotensi menimbulkan kerusakan pada kereta dan tidak mengganggu kenyamanan penumpang lainnya.

Selain sepeda, masyarakat juga dapat membawa serta kursi roda, bahkan kereta dorong bayi ke dalam kabin penumpang dengan gratis selama masih sesuai dengan standar yang diberlakukan.

Hanya lebih lanjut, gerbong kereta khusus sepeda seperti yang diunggah Adriansyah hanya tersedia untuk rute tertentu saja. Contohnya seperti KA Patahyangan rute Jakarta-Bandung dan beberapa rute lainnya.

Add comment
Mau menayangkan konten kami? Cek  
Panduan Republikasi
Recommendation