Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Media
#sosial

PNS Jadi Pekerjaan Idaman Bagi Orang Tua, Bagaimana dengan Generasi Z?

Sejak lama, PNS jadi pekerjaan idaman para orang tua. Bahkan, tak sedikit orang tua yang menginginkan menantu yang berprofesi sebagai PNS pula.

Edo Juvano  |  
Lonjakan Kasus Covid-19 Naik Saat Libur Panjang. Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?

Sejak lama, Pegawai Negeri Sipil atau PNS jadi pekerjaan idaman para orang tua. Bahkan, tak sedikit orang tua yang menginginkan menantu yang berprofesi sebagai PNS pula. Fakta ini disebabkan oleh beberapa alasan yang akan dijelaskan dalam artikel ini.

Sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemprov DKI Jakarta berjalan memasuki ruang dinasnya saat hari pertama masuk kerja usai libur lebaran di Balai Kota, Jakarta, Senin (17/5/2021). PNS kembali berdinas pada hari pertama usai libur dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.
Sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemprov DKI Jakarta berjalan memasuki ruang dinasnya saat hari pertama masuk kerja usai libur lebaran di Balai Kota, Jakarta, Senin (17/5/2021). PNS kembali berdinas pada hari pertama usai libur dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.

Setiap tahunnya, peminat profesi PNS akan selalu ada, baik itu yang baru lulus, bahkan sampai yang sebelumnya sudah memiliki pekerjaan tetap. Jumlahnya pun terus meningkat dari tahun ke tahun. Sebenarnya kenapa banyak orang begitu ingin berprofesi sebagai PNS?

Alasan Kenapa PNS Menjadi Profesi Idaman di Indonesia

Jaminan Hidup Sejahtera

Salah salah satu alasan yang membuat PNS jadi profesi idaman di mata orang tua adalah kesejahteraan hidup. Masyarakat menganggap PNS bisa menjadi jaminan kesejahteraan yang tinggi bagi keluarga.

Lagipula, penghasilan yang diterima oleh PNS memang cukup menggiurkan. Selain mendapat gaji bulanan, beberapa pegaswai PNS di kementerian juga menyediakan tunjangan kinerja bagi para pegawainya. Nilainya bisa dari jutaan sampai puluhan juta rupiah, tergantung jabatannya.

Mendapat Dana Pensiun atau Tunjangan Hari Tua

Alasan kedua yang membuat besarnya peminat PNS adalah jaminan di usia senja saat pensiun. Belum lagi saat ini pemerintah tengah mengkaji perbaikan sistem dana pensiun dalam RAPBN bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) termasuk PNS.

Sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemprov DKI Jakarta berjalan memasuki ruang dinasnya saat hari pertama masuk kerja usai libur lebaran di Balai Kota, Jakarta, Senin (17/5/2021). PNS kembali berdinas pada hari pertama usai libur dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.
Sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemprov DKI Jakarta berjalan memasuki ruang dinasnya saat hari pertama masuk kerja usai libur lebaran di Balai Kota, Jakarta, Senin (17/5/2021). PNS kembali berdinas pada hari pertama usai libur dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.

Dalam aturan yang baru, skema pembayarannya akan diubah menggunakan skema fully funded, setelah sebelumnya menggunakan skema pay as you go.

Skema pay as you go dapat diartikan sebagai pendanaan langsung oleh pemerintah. Sedangkan fully funded artinya pendanaan yang berasal penuh dari iuran yang dilakukan antara pemerintah dengan pegawai itu sendiri, sehingga besarannya bisa ditentukan dan disesuaikan sendiri oleh pegawai.

Bebas dari PHK

Bagi masyarakat yang bekerja di perusahaan swasta, ancaman Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pasti akan selalu membayangi. Alasannya bisa bermacam-macam dan bisa muncul dari berbagai faktor.

Beberapa alasan di balik tingginya peminat profesi PNS di Indonesia tersebut mayoritas memang karena alasan finasial. Meski demikian, ada pula beberapa lulusan baru (fresh graduate) generasi Z yang tidak begitu berminat mengikuti seleksi CPNS. Berikut beberapa alasannya.

Alasan Mereka yang Tidak Terlalu Ingin Menjadi PNS

Profesi PNS Terikat dengan Waktu

Dengan teknologi yang semakin maju, banyak ditemukan kemudahan dan jalan praktis di era sekarang. Hal tersebut mendorong banyak anak muda lebih memilih untuk memilih pekerjaan yang bebas waktu atau biasa disebut juga sebagai freelancer atau di perusahaan swasta.

Selain itu, profesi sebagai PNS dianggap tidak begitu fleksibel bagi mereka yang tidak terlalu mengutamakan efektifitas dan ketepatan waktu dalam bekerja.

Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemprov DKI Jakarta berjalan melewati alat pendeteksi suhu tubuh sebelum memasuki ruang dinasnya saat hari pertama masuk kerja usai libur lebaran di Balai Kota, Jakarta, Senin (17/5/2021). PNS kembali berdinas pada hari pertama usai libur dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.
Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemprov DKI Jakarta berjalan melewati alat pendeteksi suhu tubuh sebelum memasuki ruang dinasnya saat hari pertama masuk kerja usai libur lebaran di Balai Kota, Jakarta, Senin (17/5/2021). PNS kembali berdinas pada hari pertama usai libur dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.

Belum lagi rutinitas PNS yang jam kerjanya diatur, baik itu jadwal datang, istirahat, dan pulang kembali ke rumah. Kenyataannya, komitmen datang pagi-pagi setiap hari dirasa cukup berat bagi sebagian anak muda.

Alasan-alasan klasik lainnya semisal hambatan dalam perjalanan yang membuat mereka terlambat, seperti terjebak macet, perangkat kendaraan yang bermasalah, dan lainnya. Karena keterlambatan tersebut, mereka tidak siap jika harus mendapatkan konsekuensi berupa pemotongan gaji dalam persentase tertentu.

Lebih Memilih Jalan Entrepreneurship

Jika banyak orang yang bercita-cita jadi PNS karena gaji dan kesejahteraan hidup yang menjanjikan, ternyata tak sedikit pula anak muda yang justru lebih banyak tertarik untuk mulai membangun usahanya sendiri.

Paradigma sebagian orang yang menganggap bahwa PNS adalah cita-cita dambaan sejak zaman dahulu menurut mereka bisa dipatahkan dengan adanya teknologi yang berkembang pesat seperti saat ini. Generasi penerus memiliki ambisi dengan kemandiriannya untuk menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain.

Generasi Muda Lebih Suka Profesi yang Membuat Mereka Berkembang

Sifat generasi Z yang menyukai kreativitas dan inovasi-inovasi baru juga menjadi alasan mengapa mereka lebih memilih untuk tidak bersaing dalam seleksi CPNS.

Mereka beranggapan, PNS harus siap menghadapi rutinitas dan siklus kerja yang monoton, sehingga menimbulkan rasa cepat bosan bagi kebanyakan anak muda yang gemar akan tantangan dan perubahan.

Selain itu, pekerjaan ini juga membuat generasi muda beranggapan bahwa mereka akan memiliki keahlian pada satu hal saja, ketimbang profesi lain yang menjanjikan bertambahnya skill atau keahlian masing-masing individu.

Bagi yang masih mengatakan bahwa PNS adalah ciri-ciri menantu idaman, membanggakan orang tua dan keluarga, kalian mungkin bisa memikirkan pandangan kalian kembali. Di zaman sekarang, sudah saatnya merubah stereotip masyarakat bahwa standar sukses tidak harus menjadi PNS.

Meski demikian, setiap profesi dan pekerjaan pasti punya kekurangan dan kelebihannya masing-masing, tergantung seberapa bijak individu tersebut menentukan nasib dan masa depannya sendiri.

Teruntuk yang sudah berprofesi sebagai PNS, selamat bergabung dan semoga bisa menjadi abdi negara yang kompeten dan amanah, sehingga dapat melaksanakan setiap tugas dengan penuh rasa tanggung jawab.

Mau menayangkan konten kami? Cek  
Panduan Republikasi
Recommendation