Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Media
#sosial

Akhiri Polemik TWK KPK Saatnya Fokus Berantas Korupsi

Polemik TWK KPK yang berkepanjangan harus segera diakhiri dan segera fokus pada pemberantasan kasus korupsi yang masih mangkrak

Rico Andreano Fahreza  |  
Lonjakan Kasus Covid-19 Naik Saat Libur Panjang. Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?

Sebanyak 75 Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) menimbulkan polemik. Banyak spekulasi bermunculan di media manapun. Bahkan tak sedikit ada yang menduga-duga ada upaya untuk menyingkirkan aparatur penyidik KPK yang banyak berprestasi dalam memberantas korupsi dalam skala besar. Muncul lagi ada isu-isu liar yang mengaitkan dengan dugaan radikalisme dalam KPK. Isu radikalisme di KPK masih perlu dibuktikan kebenarannya. Polemik TWK KPK apabila berlarut-larut justru mengganggu kinerja KPK panglima pemberantasan korupsi di Indonesia.

Memang Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) banyak menimbulkan kejanggalan dan tak ada kaitannya dengan konsep wawasan kebangsaan, yang ada hanya menyeret ranah privasi individu. Sudah seharusnya KPK evaluasi hasil TWK yang berakibat pada tidak lolosnya 75 Pegawai KPK. TWK perlu ditinjau ulang substansi tes tersebut apabila bertentangan dengan aturan yang berlaku. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) harus turun tangan dalam melakukan evaluasi total pada TWK. Polemik TWK KPK sudah seharusnya diakhiri dengan fokus pada pembenahan internal KPK dan pemberantasan korupsi yang masih menggurita di Indonesia.

Baca Selengkapnya
DITULIS OLEH
Mau menayangkan konten kami? Cek  
Panduan Republikasi
Recommendation