Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Media
#sosial

Kembang Api Antara Aesthetic, Filosofi dan Hak Lingkungan Aman

Di balik ke-Aesthetic-an dan filosofinya, kembang api juga tak dipungkiri di notice sebagai gangguan dan mengganggu kenyamanan.

DaeiAlj  |  
Lonjakan Kasus Covid-19 Naik Saat Libur Panjang. Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?

Siapa yang tidak tau tentang kembang api—dalam bahasa jawa dikenal dengan istilah mercon? Satu benda yang merupakan bahan peledak, dan disukai oleh sebagian orang karna keindahannya saat meledak, estetik katanya. Kembang api banyak ragamnya, dari mulai kembang api yang di tembakkan ke langit pada malam hari, kemudian kembang api yang diletakkan di daratan kemudian dia menyala seakan air mancur, dan yang lainnya. Pada akhirnya kembang api tersebut akan meledak.

Keindahan kembang api, ada sebagian orang yang memaknai kembang api dengan sebuah filosofi, namun ada juga yang menganggap kembang api sebagai hal negatif, ada pula yang menganggap kembang api netral, artinya proporsional, bisa positif dan bisa negatif. Seperti yang dikatakan henry manaramping dalam bukunya Filosofi Teras bahwa semua hal dan semua kejadian ini sifatnya adalah netral, tergantung dari mana POV kita melihatnya, dan tergantung persepsi kita kepadanya.

Baca Selengkapnya
Add comment
DITULIS OLEH
Mau menayangkan konten kami? Cek  
Panduan Republikasi
Recommendation